Tampilkan postingan dengan label Bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bekasi. Tampilkan semua postingan

Senin, Oktober 25, 2021

Sukmawati Berpindah Agama

Sempat Dituding Hina Agama Islam

Sukmawati sedang memberi keterangan terkait pelaporan dirinya atas penghinaan agama islam beberapa waktu lalu.(ft:ist)




Jakarta,satgasnas.com- Putri proklamator bung  Karno, Sukmawati Soekarnoputri bikin heboh lagi. Setelah sebelumnya bikin heboh gara gara puisi berjudul "Ibu Indonesia" yang dibacakannya 2018 lalu dituding menghina ajaran islam. Dan juga ucapannya dalam sebuah diskusi 2019 lalu dituding merendahkan Nabi Muhammad Saw.


Baru baru ini adik kandung ketua PDI Perjuangan megawati Seokarnoputri itu bikin berita mengejutkan lagi. 


Dikabarkan Sukmawati Soekarnoputri telah berpindah agama dari Islam ke Hindu.


Kepala Sukarno Center Arya Wedakarna kepada wartawan membenarkan kabar Sukmawati pindah agama.

Menurut anggota DPD Bali itu, alasan Sukmawati pindah agama dari islam ke Hindu karena ingin kembali ke agama leluhurnya, "Nenek beliau Nyoman Rai Sirimben asal Singaraja Bali adalah seorang Hindu," ungkap Wedakarna


Diungkapkannya, Keputusan Sukmawati berpindah agama telah mendapat restu dari keluarga Besar Bung Karno, yaitu Megawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Seokarnoputra.


Juga ketiga anak sukmawati telah memberikan izin, yakni Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, Gusti Raden Ayu Putri Agung Suniwati dan Muhammad Putra Perwira Utama.


Dan Sukmawati akan segera  menjalani prosesi ritual pindah agama yang dalam agama Hindu disebut Sudhi Wadani, "prosesi itu rencananya akan digelar Selasa (26/10/2021) besok dirumah neneknya Nyoman Rai Sirimben di Jalan Mayor Metra, Singaraja, Buleleng, Bali" ujar  Wedakarna. 


Dalam prosesi itu, sambung Wedakarna, akan dihadiri seluruh keluarga Sukarno, bahkan Presiden Jokowi dan para menteri Kabinet Indonesia Maju direncanakan akan hadir juga, "Kami dari panitia sudah menyebarkan undangan ke keluarga Bung Karno, Presiden Jokowi dan para menteri," ungkap anggota DPD Bali tersebut.


Sukmawati Soekarnoputri  pernah dituding menghina agama islam dan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri lantaran dalam bait puisinya berjudul "Ibu Indonesia" yang dibacakannya dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week di JCC kamis (29/3/2018) lalu menyebutkan "lantunan kidung ibu indonesia lebih merdu dari suara azanmu .... "  dan "sari konde ibu indonesia lebih indah dari cadarmu ... "


Juga ucapannya dituding merendahkan Nabi Muhammad lantaran dalam sebuah acara diskusi Focus Group Discussion (FGD) Divisi Humas Polri pada Senin (11/11/2019) lalu menyebut Soekarna lebih hebat dari nabi Muhammad Saw.

Ucapan Sukmawati kala itu sontak menyulut kemarahan umat islam dan melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.



 

   Rep: Ahmad Zarkasi •Editor: Red




Rp 379 M; Bekasi-DKI Teken Kontrak Baru Bantargebang



Jakarta,satgasnas.com- Kontrak diperpanjang perjanjian kerja sama (PKS) terbaru, pemanfaatan lahan TPST Bantargebang, 5 tahun sampai 2026 mendatang telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.


Hal itu dikatakan Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, "Kita baru saja menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama ...

Baca Lengkap








⭕KILASBERITA


BACA JUGA: Indonesia Juga perlu Kapal Selam Nuklir 


Meski Telah Almarhum 12 hari; Jakaria Calon Kades di Lebak Menang 

Senin, Oktober 25, 2021


Banten,satgasnas.com- Calon kepala desa (cakades) Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Jakaria, mendapatkan suara terbanyak meski telah meninggal dunia 12 hari sebelum pencoblosan. 


Meski telah meninggal, Jakaria memenangi kompetisi pilkades dan namanya dilantik sebagai kepala desa terpilih.


Hasil rekapitulasi, Jakaria mendapatkan 2.550 suara. Sedangkan kompetitornya, Rasnata, meraih 926 suara.


"Berdasarkan aturan, baik Permen maupun Perbup, bahwa pemenang tetap dilantik, namun diberhentikan dan ditunjuk Pjs," kata Kepala DPMD Lebak, Babay Imroni, seperti terkutip, Senin (25/10).(Red)






Akhirnya Rahmat Effendi Penuhi Janjinya Bangun Krematorium


|PROFIL 

Ary Bastary Direktur Utama PLN Batubara Baru

PLN mengganti Direktur Utama PLN Batubara baru, yaitu Ary Bastari...


| HUKUM| Mafia Tanah |

Tidak Boleh Kalah dengan Mafia Tanah Kata Sofyan Djalil


Bahaya Limbah B3 di Sekitar Rumah Anda    Gunakan Masker Agar Aman'...








|
  Satgasnas.com

      About Us        Redaksi        Disclaimer                                  Info Iklan    
  Media Siber     

Media independent

Rp 379 M

Bekasi-DKI Teken Kontrak Baru Bantargebang


DKI dan Bekasi Teken Kontrak Baru Bantargebang.(ist/detik.com)



Jakarta,satgasnas.com- Kontrak diperpanjang perjanjian kerja sama (PKS) terbaru, pemanfaatan lahan TPST Bantargebang, 5 tahun sampai 2026 mendatang telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.


Hal itu dikatakan Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, "Kita baru saja menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi dan ditandatangani langsung oleh pak Wali Kota dan Gubernur dan ini perpanjangan 5 tahun ke depan sambil kita di Jakarta menuntaskan agenda pengolahan sampah di DKI," Senin (25/10/2021).

satgasnas.com.


BACA JUGA: Indonesia Juga perlu Kapal Selam Nuklir 

Syafrizal, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI,  yang turut hadir tersebut menuturkan tak ada klausul terbaru dalam kontrak yang telah disepakati. Hal ini lantaran kedua wilayah masih menghadapi situasi pandemi COVID-19.


Ucapnya lagi, "Dalam kondisi pandemi ini tidak terlalu banyak perubahan-perubahan di bidang yang lain, sehingga sama seperti yang lalu hanya adendum di waktu saja."


Menurut Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan besaran dana kompensasi untuk tahun ini tak berubah dari PKS sebelumnya yakni Rp 379,5 miliar. Nantinya, uang ini akan diberikan kepada Pemkot Bekasi untuk dikelola, "Tahun ini adalah Rp 379,5 miliar maka tahun depan juga tidak akan jauh dari angka tersebut," paparnya menerangkan.


Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta itu juga memastikan pihaknya tak menambah jumlah besaran hibah karena situasi pandemi COVID-19. Kendati demikian, Pemprov DKI menyerahkan keputusan penambahan cakupan penerima BLT kepada Pemkot Bekasi. 


Tak hanya itu, nominal ini juga bisa digunakan untuk komponen atau kebutuhan lainnya di samping dana kompensasi.


________________________

 

   Rep: Heri  •Editor: Dosi Bre'




⭕KILASBERITA


BACA JUGA: Indonesia Juga perlu Kapal Selam Nuklir 


Meski Telah Almarhum 12 hari; Jakaria Calon Kades di Lebak Menang 

Senin, Oktober 25, 2021


Banten,satgasnas.com- Calon kepala desa (cakades) Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, Jakaria, mendapatkan suara terbanyak meski telah meninggal dunia 12 hari sebelum pencoblosan. 


Meski telah meninggal, Jakaria memenangi kompetisi pilkades dan namanya dilantik sebagai kepala desa terpilih.


Hasil rekapitulasi, Jakaria mendapatkan 2.550 suara. Sedangkan kompetitornya, Rasnata, meraih 926 suara.


"Berdasarkan aturan, baik Permen maupun Perbup, bahwa pemenang tetap dilantik, namun diberhentikan dan ditunjuk Pjs," kata Kepala DPMD Lebak, Babay Imroni, seperti terkutip, Senin (25/10).(Red)



Sukmawati Soekarnoputri Akan Pindah Agama Hindu

Senin, Oktober 25, 2021


Jakarta,satgasnas.com- Diberitakan sebelumnya, Sukmawati akan menjalani ritual pindah agama, Selasa (26/10/2021) mendatang. Ritual bernama Sudhi Wadani itu akan digelar di rumah Nyoman Rai Srimben, ibunda Bung Karno di Jalan Mayor Metra, Singaraja, Buleleng.


Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Soekarno memutuskan pindah ke agama Hindu. Dia akan menjalani ritual pindah agama pada 26 Oktober 2021. 


Undangan pun disebar, termasuk ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju.


Ternyata keputusan Sukmawati pindah agama telah mendapat restu keluarga besar Bung Karno, yaitu Megawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra dan Guruh Soekarnoputra, serta ketiga anak Sukmawati juga telah memberikan izin, seperti dikutip.(red)





Akhirnya Rahmat Effendi Penuhi Janjinya Bangun Krematorium



|
  Satgasnas.com

      About Us        Redaksi        Disclaimer                                  Info Iklan    
  Media Siber     

Media independent