.

 

Kuota Bulanan Bertambah Alokasi Pupuk Bersubsidi

Januari, 29, 20

Satgasnas- Kali ini, petani tak perlu risau masalah kelangkaan pupuk bersubsidi pada masa tanam perdana tahun ini. 
Sebab meski alokasi secara keseluruhan selama setahun berkurang hampir 50 persen, namun kuota pada Januari 2020 jumlahnya lebih besar dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Jadi kekhawatiran kekurangan rabuk di masa pemupukan diprediksi tak akan terjadi.
Dalam hal ini, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, Satuki mengatakan, pengurangan alokasi pupuk bersubsidi itu tak hanya terjadi di tingkat kabupaten, tapi secara nasional. Termasuk untuk tingkat Jatim. Sehingga pengurangan itu berdampak terhadap jumlah alokasi pupuk subsidi untuk Jember. 
Ia juga mengakui, bahwa petani galau terhadap kebijakan pengurangan kuota pupuk subsidi itu. Karena saat ini kondisinya berbeda dengan tahun kemarin, yaitu musim tanam perdana dilakukan serentak pada Januari.
Sehingga pada Januari ini perwakilan petani melalui organisasi petani menginginkan jangan sampai ada pengurangan alokasi pupuk bersubsidi, khususnya di Januari, karena kebutuhan pupuk khususnya urea cukup tinggi, utamanya pada masa awal tanam sebab merupakan masa pertumbuhan tanaman. “Untuk alokasi per bulannya, sudah ada,” katanya lagi. (bbs/ist/RJ)