Kamis, Oktober 14, 2021

Dana Kompensasi


Bau Bantargebang



Jakarta,Satgasnas- Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Bekasi bulan ini akan menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) terbaru pemanfaatan lahan TPST Bantargebang. 


Sebelumnya diberitakan, perpanjangan perjanjian kerja sama (PKS) pemanfaatan lahan TPST Bantargebang masih dibahas. Padahal, kontrak lima tahunan itu akan segera berakhir pada 26 Oktober mendatang. Lantas, apakah negosiasi berjalan alot?


Ada sejumlah klausul yang berubah, salah satunya penerima dana kompensasi bau Bantargebang ditambah menjadi 24 ribu KK.


Asep Kuswanto, mengatakan, "Menambah sekitar 6.000-an. Dulu 18 ribu, sekarang jadi 24 ribu. Rencananya ya, apabila revisi PKS tersebut sudah ditandatangani," papar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta  di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/10/2021).


24 ribu KK berasal dari empat kelurahan di Bantargebang. Adapun besaran dana kompensasi tetap Rp 300 ribu per KK yang diberikan setiap bulan, tutur Asep.


Besaran dana kompensasi itu kan ada formulanya, dan itu sudah disepakati oleh Pemkot Bekasi. Selama ini kita masih sesuai dengan Pemprov DKI, tidak ada konflik maupun hal-hal yang mengganggu besaran dana kompensasi. Besaran formula tidak berubah, katanya lagi.


Keseluruhan, total ada 8 klausul disepakati kedua belah pihak dalam kontrak baru TPST Bantargebang. Apabila disetujui, rencananya kontrak akan ditandatangani oleh Gubernur DKI Anies Baswedan dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada 26 Oktober mendatang.


Asep Kuswanto memapar lagi, "Kalau berubah itu memang ada keinginan Pemkot Bekasi untuk menambah lingkup dari perjanjian tersebut, dari 5 lingkup menjadi 8 lingkup."


Lanjutnya, "Jadi kalau selama ini menjadi pemulihan pencegahan, kemudian ada pendidikan kesehatan BLT, kemudian ke depan nanti ada penambahan untuk peningkatan sarana kebersihan mereka. Ada permohonan penambahan jumlah warga, jumlah KK yang menambah jumlah BLT," terangnya menjelaskan.


__________________________

 

   Reporter: Endy  •Editor: Dosi Bre'

Image: Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto (ist/detikcom)





SENGKETA TANAH


VIDEO PROFIL




•BERITA PROFIL

Ary Bastary Direktur Utama PLN Batubara Baru


PLN mengganti Direktur Utama PLN Batubara baru, yaitu Ary Bastari...







HUKUM| Mafia Tanah

Tidak Boleh Kalah dengan Mafia Tanah Kata Sofyan Djalil


Ramainya berita Kasus sengketa PT Salve Veritate,  Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil tak tinggal diam dan resmi menindak tegas serta memecat beberapa oknum yang terdiri dari jajaran internal secara tidak hormat atas keterlibatannya pada kasus sengketa PT Salve Veritate...


Bahaya Limbah B3 di Sekitar Rumah Anda    Gunakan Masker Agar Aman'...








Terpopuler

|



 

    • Satgasnas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar