Jelang HUT ke-71 Lalu Lintas: Irjen Pol (Purn) Firman Shantyabudi Dikunjungi…

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat da…

BAZNAS RI Latih Auditor Internal SMAP ISO 37001:2025 dalam Upaya Perkuat Tata…

Video REKAM JEJAK Kombes Pol Firman Darmansyah ...

Serah Terima Jabatan Dandim 0507/Bekasi, Wali Kota Bekasi Apresiasi Dedikasi Kolonel…

Puspom TNI Perkuat Kesiapan Pengamanan Wallakir Jelang HUT ke-81 TNI

Penilaian Klarifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 Dimulai di Bekasi Timur

INKALINDO Sambangi Owner Joglo Larva Center Sebagai Wujud Realisasi

Bebas dari Lapas, Hellyana Menyatakan Siap Kembali Aktif Sebagai Wakil Gubernur Babel

Dinsos Kota Bekasi Salurkan Permakanan Tahun 2026 bagi Anak, Lansia dan Penyanda…

15/03/2020

Sekolah di Liburkan Akibat Corona

Juru Bicara Pemerintah RI untuk Kasus Corona, Achmad Yurianto, kemarin mengatakan, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia telah mencapai 69 kasus. Empat pasien diantarnya meninggal dunia, dan lima dinyatakan sembuh.

Nah, gara-gara adanya kekhawatiran penyebaran virus Corona yang semakin luas, masyarakat gelisah.
Imbasnya, dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Sabtu (14/3/2020), mengeluarkan kebijakan meliburkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah selama dua pekan.

“Kegiatan belajar mengajar dinyatakan akan berlangsung jarak jauh. Social distancing measure harus diterapkan. Artinya mobilitas penduduk sekecil mungkin. Tujuannya adalah mengurangi penyebaran antar-individu yang belum tentu merasakan gejala,” ujar Anies dalam konferensi pers.

Nah, pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menunda pelaksanaan Ujian Nasional tingkat menengah atas (SMA/SMK), yang semula dilaksanakan pada Senin (16/3/2020) mendatang.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar mengajar jarak jauh. Penutupan sekolah ini berlaku selama dua minggu. Dan kami akan mereview kembali di akhir pekan minggu kedua, papar Anies lagi.

Anies juga menyerukan agar tempat-tempat belajar informal seperti kursus dan bimbingan belajar juga mengambil sikap serupa, mengubah proses belajar mengajar dari jarak jauh.