🌏12/7/2024:Hari Koperasi Indonesia...

Selasa, Oktober 24, 2023

Hadi Tjahjanto Dukung Penuh Percepatan Sertifikasi Aset PWI di Daerah


Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto dan jajarannya berdialog dengan Ketua PWI Pusat Hendry Ch. Bangun, Sekretaris Jenderal Sayid Iskandarsyah, dan Sekretaris Bidang Aset Syaiful Amri, Senin 23 Oktober 2023 terkait aset PWI di daerah. (Foto: Kementerian ATR/BPN)




JAKARTA,  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto mendorong aset tanah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di seluruh Indonesia diperkuat dengan keabsahan kepemilikan guna melindungi hak-hak organisasi.


Hadi mengatakan, Kementerian ATR/BPN siap membantu PWI dalam sertifikasi aset, terlebih PWI merupakan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia yang berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 


“Kementerian ATR/BPN siap membantu untuk memastikan bahwa aset tanah PWI  memiliki keabsahan kepemilikan. Segera sampaikan dan ajukan, kita buka komunikasi untuk mempercepat keabsahannya,” papar Hadi Tjahjanto dalam audiensi Ketua PWI Pusat Hendry Ch. Bangun, Sekretaris Jenderal Sayid Iskandarsyah, dan Sekretaris Bidang Aset Syaiful Amri, Senin 23 Oktober 2023.    


Menurut Hadi, penting untuk memastikan bahwa aset tanah PWI memiliki keabsahan kepemilikan, ini untuk mendukung PWI dalam menjalankan organisasi di pusat dan daerah.  


“Dalam prosesnya kami akan memberikan bantuan kepada PWI dalam proses penguatan keabsahan kepemilikan aset tanah. Koordinasikan langsung dengan Kanwil dan Kantor Pertanahan agar sertifikasi aset PWI dapat ditindaklanjuti dengan cepat sesuai dengan aturan,” jelas Hadi didampingi Sekjen Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana dan Staf Ahli Menteri ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati.       


Hadi pun menyarankan kepada PWI, untuk melakukan pencatatan tanah di Kantor Pertanahan di masing-masing daerah. Termasuk memperbarui sertifikat tanah jika sudah kedaluwarsa.


“Ketika syarat lengkap, fisik dikuasai, segera daftarkan aset tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Upaya-upaya tersebut dapat dilakukan secara mandiri oleh PWI. Posisi Kementerian ATR/BPN akan mendukung sepenuhnya,” terang Hadi. 


Mendengar langsung penjelasan yang disampaikan Hadi Tjahjanto, Hendry Ch Bangun menyambut baik dukungan yang diberikan kepada PWI Pusat.  





“Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian ATR/BPN. Dengan demikian kami (PWI Pusat, red) akan segera berkoordinasi dengan PWI Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menindaklanjuti hal-hal yang telah disampaikan Pak Menteri,” jelas Hendry Ch Bangun.


PWI berharap langkah kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kesepakatan tertulis atau Memorandum of Understanding (MoU) yang diharapkan dapat memuluskan program sertifikasi aset PWI di daerah agar tidak menimbulkan friksi apalagi sengketa di kemudian hari. 


“Ke depan, melalui MoU antara PWI dan Kementerian ATR/BPN, menjadi jembatan untuk menguatkan koordinasi dan membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi seputar program prioritas yang tengah dijalankan,” pungkas Hendry Ch Bangun. *( Red )

Flag Counter      °Arasir AS 🛡️Editor


⭕KILASBERITA


Menhan Prabowo Hadiri Hari Nasional Arab Saudi Ke-93

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri acara Hari Nasional Arab Saudi ke-93 di Jakarta, Senin (25/9).


Hari Nasional Arab Saudi ke-93 dirayakan secara meriah dan dihadiri juga oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, serta Menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.*


Barat Dicap Munafik; Jatuhkan Sanksi tapi Masih Bisnis dengan Rusia

Negara-negara Barat dianggap munafik dan sombong karena telah menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, anehnya  masih tetap melakukan bisnis dengan Moskow di belakang layar. 


Penilaian itu disampaikan CEO Swatch Group, Nick Hayek, kepaa surat kabar SonntagsBlick pada hari Minggu (24/9/2023). Swatch Group adalah raksasa pembuat arloji Swiss. 


Hayek mengatakan negara-negara Barat menunjukkan standar ganda ketika menyangkut konflik di Ukraina dan menentang upaya untuk mengakhiri pertempuran melalui diplomasi.*


Membangun Untuk Indonesia...

Translate news

Powered by Google TranslateTranslate

PILIHAN                                    


        • Uus Sumirat, SH;Ada 7 Point Program Prio…
          • Dukungan Demokrat ke Prabowo Tidak akan …
          • Makassar;Anies dan Cak Imin Disambut Lua…
          • PJ. Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad…
        • Presiden RI Puji Kinerja Kementerian ATR…

        • BPN Kota Depok Ingatkan Pemilik Aparteme…
        • Teguran untuk Dirlantas Polda Metro Jaya…

    • SUWANDI; Pengawas Koperasi, Dinas Kopera…


Komentar


Urut Berdasarkan 

Komentar tidak dipublikasikan.



UN DESAUN DESA
Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB


    • Aryanto Misel;Saya Nggak Butuh 'Mereka',…
    • Gelombang Demo di Prancis; Akibat Tembak…
    • Kapal Selam wisata OceanGate Expeditions…
    • Agama Ke-dua Terbesar di Rusia Rusia. (I…
    Perang Ukraina Hanya Batu Loncatan untuk…
    • Deklarasi Pencalonan untuk Pilpres 2024:…

Angle Danau TambelangAngle Danau Tambelang
Wow Destinasi Wisata Bersama Keluarga BE…
  • Tri Tunggal Championship 1Dihadiri Plt. …
Sinéad O'ConnorSinéad O'Connor
Pelantun Nothing Compares 2 You Ini Ungk…

  • Mengurangi Nyeri dan Panas di Tenggoroka…

Ini Tanaman Obat Asam Urat dan Perlu Ditanam di Rumah


Follow:  

Tidak ada komentar: