Mengapa Driver Ojol Cocok Menjadi Ketua RT Atau RW! Apa Saja Kelebihannya
@satgasnasNews |Driver Ojol menjadi Ketua RT atau RW sah secara hukum. Secara regulasi formal, tidak ada larangan atau batasan mengenai profesi tertentu. Akan tetapi masih ada anggapan dari warga atau golongan tertentu yang kurang respek.
Dengan adanya fenomena, stikma" bila seorang Ketua RT dari profesi Driver Ojol (ojek online) diremehkan, serta cendrung agak di sepelekan, padahal profesi itu hal yang lumrah dan tak jadi masalah. Sesungguhnya profesi ini memiliki beberapa kelebihan bila menjadi Ketua RT atau RW.
"Hari ginii, masih ada ajaa orang picik meremehkan orang lain," ujar seorang warga, Asrul (34) di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan saat ditanya terkait wacana tersebut.
Menurutnya lagi, orang itu picik, berpikiran sempit, sulit menerima sudut pandang atau ide baru yang berbeda dari pemikirannya, ujarnya yang juga bahwa cenderung egois (egosentris) dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan orang lain atau umum.
Lina seorang ibu muda (25) juga menyebutkan bahwa orang picik itu orang yang sulit berempati, "Tidak mampu menempatkan diri di posisi orang lain serta mudah menghakimi. Sering mempermasalahkan hal-hal kecil yang tidak penting," katanya, (10/9/2026).
Dalam realitas sosialnya, banyak pengemudi ojol yang justru sangat sukses dan disukai warga saat menjabat sebagai Ketua RT di beberapa wilayah dikarenakan mudah bergaul, ringan tangan serta komunikatif. Serta tidak terlalu "menyusahkan warga". Contoh driver Ojol jadi Ketua RT pada awal tahun 2020, sempat viral bernama Syamsudin Wirabrata (39) yang terpilih menjadi Ketua RT 09/01 di kawasan Jakarta dan lainnya.
Jika ditinjau dari perspektif sosiologi dan pakar sosial, ada beberapa poin penting yang biasanya disoroti mengenai fenomena ini. Pakar sosial melihat bahwa pengemudi ojol memiliki interaksi sosial yang sangat tinggi setiap harinya.
Kemampuan berkomunikasi dengan berbagai karakter penumpang, sesama driver, dan masyarakat umum membuat mereka memiliki kecerdasan sosial (social intelligence) yang matang. Hal ini menjadi modal utama dalam memimpin warga di tingkat RT yang sifat reaksinya sangat guyub.
Fenomena" ini umumnya berasal dari beberapa warga dan golongan tertentu yang menyebutkan bahwa profesi Ojol tidak pas menjadi ketua RT (Rukun Tetangga) apalagi RW (Rukun Warga), apalagi dari keluarga kurang mampu, benarkah?
PENDAPATAN OJOL Rata-rata pendapatan umum pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia berkisar antara Rp.1.500.000 hingga Rp.6.800.000 per bulan, sangat bergantung pada jam kerja dan wilayah operasional.
Rincian Pendapatan Harian dan Bersih pendapatan kotor berdasarkan data survei Litbang Kompas, mayoritas atau sekitar 48,8% pengemudi ojol mengantongi pendapatan kotor harian antara Rp.75.000 hingga Rp.100.000.
Untuk jam kerja: Sebanyak 33,4% pengemudi bekerja selama 9–12 jam per hari, dan 32,2% bekerja lebih dari 12 jam sehari.
Potongan Operasional: Pendapatan kotor tersebut harus dipotong biaya bensin, makan, pulsa, dan perawatan kendaraan yang bisa memakan 30% hingga 50% dari hasil harian. Akibatnya, pendapatan bersih sebagian besar driver berkisar di bawah Rp.3.000.000 per bulan.
Pendapatan Penuh Waktu/Tertentu: Pengemudi dengan jam kerja sangat padat atau masuk kategori khusus di kota besar tertentu bisa memperoleh penghasilan kotor bulanan yang lebih tinggi, berkisar antara Rp.3,7 juta hingga Rp.6,8 juta per bulan.
TENTANG KETUA RTSecara garis besar, Ketua RT (Rukun Tetangga) adalah pemimpin dari sebuah organisasi masyarakat terkecil di tingkat rukun tetangga yang membawahi beberapa kepala keluarga.
Berdasarkan aturan umum seperti Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, syarat utama menjadi pengurus RT berfokus pada status kependudukan, bukan jenis pekerjaan.
Sedangkan syarat utama menjadi Ketua RT secara umum ialah seseorang dapat terpilih menjadi Ketua RT asalkan memenuhi kriteria sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).Penduduk setempat yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di wilayah RT tersebut.
Kemudian sudah tinggal menetap di wilayah tersebut (beberapa daerah menetapkan minimal waktu tinggal tertentu, misalnya 6 bulan hingga 3 tahun). Dan dipilih secara sah oleh warga atau kepala keluarga di lingkungan RT tersebut.
PLUS PROFESI OJOLDiungkap dari berbagai sumber, driver ojek online (ojol) memiliki berbagai modal sosial dan keterampilan unik yang membuat mereka sangat cocok untuk menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT). Pekerjaan sehari-hari mereka secara tidak langsung melatih kemampuan memimpin, berkomunikasi dan melayani masyarakat.
Kelebihan Profesi Ojol menjadi Ketua RT diantaranya Fleksibilitas Waktu: Jabarannya, sebagai mitra atau pengusaha mikro, pengemudi Gojek memiliki waktu kerja yang fleksibel. Mereka bisa mengatur jadwal menarik penumpang agar tidak bentrok saat ada warga yang membutuhkan pelayanan administratif.
Sebagian besar driver ojol juga bisa menyesuaikan waktu untuk mengurus administrasi RT atau menghadiri rapat warga.
Umumnya seorang Ojol -dalam prosesnya - memiliki komunikasi yang baik. Artinya, profesi ojol menuntut mereka berinteraksi dengan berbagai macam karakter orang setiap hari, membuat mereka cenderung ramah, sabar dan solutif saat menghadapi keluhan warga ataupun dengan senang hati membantu warga. Berbeda dengan kalangan "Atas" yang merasa gengsi atau kurang lues "membumi" dan merasa diatas, akibatnya kurang komunikatif setara.
Driver ojol setiap hari berinteraksi dengan ratusan konsumen dari berbagai latar belakang. Hal ini membuat mereka memiliki interpersonal skill yang matang dan sabar dalam menghadapi keluhan warga.
Berorientasi pada Solusi (Customer Service Mindset). Mereka terbiasa memberikan pelayanan terbaik demi mendapat "bintang 5". Mentalitas pelayanan ini sangat berguna untuk mengayomi warga.
Selain itu, seorang Ojol pada umumnya memiliki pemahaman Wilayah, yang artinya pengemudi ojol umumnya memiliki navigasi dan penguasaan wilayah yang sangat baik, termasuk peka terhadap kondisi infrastruktur (seperti jalan rusak atau keamanan) di lingkungan sekitar dan sebagainya.
Dekat dengan Warga, karena sering mengantar barang atau makanan di lingkungan sekitar, mereka biasanya sudah dikenal baik oleh warga setempat.
Driver Ojol umumnya memiliki ritme kerja menuntut mobilitas tinggi. Jika ada keadaan darurat di warga (seperti warga sakit, kecelakaan, atau kemalingan), mereka bisa memberikan respons dan tindakan pertolongan pertama dengan cepat.(*)
@satgasnasNews |
Dengan adanya fenomena, stikma" bila seorang Ketua RT dari profesi Driver Ojol (ojek online) diremehkan, serta cendrung agak di sepelekan, padahal profesi itu hal yang lumrah dan tak jadi masalah. Sesungguhnya profesi ini memiliki beberapa kelebihan bila menjadi Ketua RT atau RW.
"Hari ginii, masih ada ajaa orang picik meremehkan orang lain," ujar seorang warga, Asrul (34) di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan saat ditanya terkait wacana tersebut.
Menurutnya lagi, orang itu picik, berpikiran sempit, sulit menerima sudut pandang atau ide baru yang berbeda dari pemikirannya, ujarnya yang juga bahwa cenderung egois (egosentris) dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan orang lain atau umum.
Lina seorang ibu muda (25) juga menyebutkan bahwa orang picik itu orang yang sulit berempati, "Tidak mampu menempatkan diri di posisi orang lain serta mudah menghakimi. Sering mempermasalahkan hal-hal kecil yang tidak penting," katanya, (10/9/2026).
Dalam realitas sosialnya, banyak pengemudi ojol yang justru sangat sukses dan disukai warga saat menjabat sebagai Ketua RT di beberapa wilayah dikarenakan mudah bergaul, ringan tangan serta komunikatif. Serta tidak terlalu "menyusahkan warga". Contoh driver Ojol jadi Ketua RT pada awal tahun 2020, sempat viral bernama Syamsudin Wirabrata (39) yang terpilih menjadi Ketua RT 09/01 di kawasan Jakarta dan lainnya.
Jika ditinjau dari perspektif sosiologi dan pakar sosial, ada beberapa poin penting yang biasanya disoroti mengenai fenomena ini. Pakar sosial melihat bahwa pengemudi ojol memiliki interaksi sosial yang sangat tinggi setiap harinya.
Kemampuan berkomunikasi dengan berbagai karakter penumpang, sesama driver, dan masyarakat umum membuat mereka memiliki kecerdasan sosial (social intelligence) yang matang. Hal ini menjadi modal utama dalam memimpin warga di tingkat RT yang sifat reaksinya sangat guyub.
Fenomena" ini umumnya berasal dari beberapa warga dan golongan tertentu yang menyebutkan bahwa profesi Ojol tidak pas menjadi ketua RT (Rukun Tetangga) apalagi RW (Rukun Warga), apalagi dari keluarga kurang mampu, benarkah?
PENDAPATAN OJOL
Rata-rata pendapatan umum pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia berkisar antara Rp.1.500.000 hingga Rp.6.800.000 per bulan, sangat bergantung pada jam kerja dan wilayah operasional.
Rincian Pendapatan Harian dan Bersih pendapatan kotor berdasarkan data survei Litbang Kompas, mayoritas atau sekitar 48,8% pengemudi ojol mengantongi pendapatan kotor harian antara Rp.75.000 hingga Rp.100.000.
Untuk jam kerja:
Sebanyak 33,4% pengemudi bekerja selama 9–12 jam per hari, dan 32,2% bekerja lebih dari 12 jam sehari.
Potongan Operasional:
Pendapatan kotor tersebut harus dipotong biaya bensin, makan, pulsa, dan perawatan kendaraan yang bisa memakan 30% hingga 50% dari hasil harian. Akibatnya, pendapatan bersih sebagian besar driver berkisar di bawah Rp.3.000.000 per bulan.
Pendapatan Penuh Waktu/Tertentu: Pengemudi dengan jam kerja sangat padat atau masuk kategori khusus di kota besar tertentu bisa memperoleh penghasilan kotor bulanan yang lebih tinggi, berkisar antara Rp.3,7 juta hingga Rp.6,8 juta per bulan.
TENTANG KETUA RT
Secara garis besar, Ketua RT (Rukun Tetangga) adalah pemimpin dari sebuah organisasi masyarakat terkecil di tingkat rukun tetangga yang membawahi beberapa kepala keluarga.
Berdasarkan aturan umum seperti Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, syarat utama menjadi pengurus RT berfokus pada status kependudukan, bukan jenis pekerjaan.
Sedangkan syarat utama menjadi Ketua RT secara umum ialah seseorang dapat terpilih menjadi Ketua RT asalkan memenuhi kriteria sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Penduduk setempat yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di wilayah RT tersebut.
Kemudian sudah tinggal menetap di wilayah tersebut (beberapa daerah menetapkan minimal waktu tinggal tertentu, misalnya 6 bulan hingga 3 tahun). Dan dipilih secara sah oleh warga atau kepala keluarga di lingkungan RT tersebut.
PLUS PROFESI OJOL
Diungkap dari berbagai sumber, driver ojek online (ojol) memiliki berbagai modal sosial dan keterampilan unik yang membuat mereka sangat cocok untuk menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT). Pekerjaan sehari-hari mereka secara tidak langsung melatih kemampuan memimpin, berkomunikasi dan melayani masyarakat.
Kelebihan Profesi Ojol menjadi Ketua RT diantaranya Fleksibilitas Waktu: Jabarannya, sebagai mitra atau pengusaha mikro, pengemudi Gojek memiliki waktu kerja yang fleksibel. Mereka bisa mengatur jadwal menarik penumpang agar tidak bentrok saat ada warga yang membutuhkan pelayanan administratif.
Sebagian besar driver ojol juga bisa menyesuaikan waktu untuk mengurus administrasi RT atau menghadiri rapat warga.
Umumnya seorang Ojol -dalam prosesnya - memiliki komunikasi yang baik. Artinya, profesi ojol menuntut mereka berinteraksi dengan berbagai macam karakter orang setiap hari, membuat mereka cenderung ramah, sabar dan solutif saat menghadapi keluhan warga ataupun dengan senang hati membantu warga. Berbeda dengan kalangan "Atas" yang merasa gengsi atau kurang lues "membumi" dan merasa diatas, akibatnya kurang komunikatif setara.
Driver ojol setiap hari berinteraksi dengan ratusan konsumen dari berbagai latar belakang. Hal ini membuat mereka memiliki interpersonal skill yang matang dan sabar dalam menghadapi keluhan warga.
Berorientasi pada Solusi (Customer Service Mindset). Mereka terbiasa memberikan pelayanan terbaik demi mendapat "bintang 5". Mentalitas pelayanan ini sangat berguna untuk mengayomi warga.
Selain itu, seorang Ojol pada umumnya memiliki pemahaman Wilayah, yang artinya pengemudi ojol umumnya memiliki navigasi dan penguasaan wilayah yang sangat baik, termasuk peka terhadap kondisi infrastruktur (seperti jalan rusak atau keamanan) di lingkungan sekitar dan sebagainya.
Dekat dengan Warga, karena sering mengantar barang atau makanan di lingkungan sekitar, mereka biasanya sudah dikenal baik oleh warga setempat.
Driver Ojol umumnya memiliki ritme kerja menuntut mobilitas tinggi. Jika ada keadaan darurat di warga (seperti warga sakit, kecelakaan, atau kemalingan), mereka bisa memberikan respons dan tindakan pertolongan pertama dengan cepat.(*)
QUOTES POPULER
1. Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim).
2. “Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang akan terjadi pada kita. Jadi jika kita ingin mengubah hidup, kita perlu sedikit mengubah pikiran kita.” - Wayne
3. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr.
4. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
5. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan."










