Satpol PP Kota Bekasi Tangani Anggota Lansia yang Sakit dan Linglung di Stasiun Bekasi

Dua Penghargaan Diraih Pemkot Bogor pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun…

FORKODA PPDOB Jabar Siap Bawa Formula Baru Kemandirian Daerah Ke…

PLN Indonesia Power Services Menggelar Upacara Bendera Peringati HUT ke-81

Dengan Semangat Mengisi Kemerdekaan: Pengurus PM Gatra Hadiri Upacara 17…

Gempa Susulan Kembali Guncang NTT Diprediksi Aktivitas Kegempaan Akan…

HUT Kemerdekaan RI ke-81, 1.034 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi

Persiapan Ibu Kota DOB Garut Utara .. .

Gelar Lomba HUT RI 81 "Rukun Lingkungan Semangat Berjuang" Perkutut 2 Harapa…

Sebanyak 260 Personel Polri Dikerahkan untuk Memperkuat Penanganan Dampak Gemp…

26/08/2026

Menelusuri Pulau Weh Pulau Pembuangan dan Basis Militer Jepang

@satgasnasNews |ACEH
Pulau Weh di Sabang, Aceh, merupakan salah satu titik strategis di Selat Malaka. Posisinya yang tepat berada di persimpangan antara Samudera Hindia dan Selat Malaka menjadikannya titik persinggahan yang ideal bagi lalu lintas pertukaran komoditas dari Eropa, India dan Timur Tengah dengan Asia Timur. 

Karenanya, jauh sebelum Temasek (Singapura) dan Batam berkembang seperti saat ini, Sabang menjadi pelabuhan utama dalam peta perdagangan internasional. Sejak masa Hindia Belanda, Sabang pun ditetapkan sebagai pelabuhan bebas bagi perdagangan internasional.

Mengenal Pulau Weh
Pulau Weh di Sabang, Aceh, terbentuk dari letusan gunung berapi purba pada zaman Pleistosen yang membuatnya terpisah dari daratan utama Pulau Sumatra.

 "Weh" berasal dari bahasa Aceh yang berarti pindah, lepas atau terpisah. Sedangkan terkait cerita lokal mengisahkan bahwa Pulau Weh dahulu menyatu dengan daratan Banda Aceh (kawasan Ulee Lheue). Akibat gempa bumi dan letusan gunung berapi purba, daratan tersebut terlepas dan membentuk pulau-pulau kecil, termasuk Pulau Weh.

Pada masa Sultan Aceh pernah menggunakan pulau terpencil ini sebagai tempat pengasingan bagi orang buangan. Perlu diketahui, sebelum Perang Dunia II, Sabang dan Pulau Weh menjadi pelabuhan dagang yang sangat penting di Selat Malaka. Setelah Terusan Suez dibuka pada tahun 1869, jalur pelayaran dunia melewati Selat Malaka. Pemerintah Hindia Belanda menjadikan Sabang sebagai dermaga dan pelabuhan bebas karena perairannya yang dalam serta terlindung secara alami. 

Sabang bahkan sempat jauh lebih ramai dan penting dibandingkan Singapura pada masa itu. Sedangkan di masa Pendudukan Jepang menjadi Basis Militer. Pasukan Jepang menduduki Sabang mulai tahun 1942.

Selain itu pulau Weh menjadi pertahanan Perang. Jepang mengubah Sabang menjadi pelabuhan militer dan garis pertahanan udara terdepan untuk menghadapi Sekutu. Hingga kini, sisa peninggalan perang seperti goa, benteng dan bunker pengintaian Jepang masih bisa ditemukan di sekitar pantai dan perbukitan Pulau Weh.(*)
•bbs/red/bay

🛡️Redaksi: Iqbal| www.satgasnas.com


DOB Garut Utara Siap Lepas Landas

Funday Morning Jadi Awal Hitung Mundur PORPROV XV Jabar 2026, Bekasi Siap…

Hotman Paris Sebut Tidak Ada Penahanan terhadap Febrie Adriansyah

Untuk Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman Serta Nyaman, Kapolri Serap…

Memaknai Hari Kemerdekaan RI dalam Perjuangan DOB Garut Utara

Sampaikan Amanat Kapolri : Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58

Ketua Dekranasda Kota Bekasi Hadiri Puncak HUT ke-46 Dekranas, Dorong UMKM…

Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Digantikan Rudi Margono Ditunjuk Sebagai Pl…

Jutaan Rakyat Iran Berduka Banjiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Brigjen TNI (Purn) H Kemal Hendrayadi Buka Suara Terkait Dinamika Daerah Otonomi…

Tri Katakan Disiplin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri Lakukan Upacara Sertijab Terhadap 2…

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Apresiasi Pemenang Jakarta Robotic Games 2026

Merancang Fondasi Pemerintahan DOB Garut Utara : Saatnya Melahirkan…

Kapolri Menghadiri Peresmian Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar…

Meski Ada Investasi Baru, Industri Aluminium Masih Butuh 56% Impor

Quotes Populer

  1. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan." 
  2. Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim).
  3. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing: Cerminan keadilan sosial dalam hal berbagi beban hidup bersama.
  4. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr
  5. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik." [*]

FOTO BERITA
  Foto Kita  





  Foto Berita  





    Wali Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT…

    PNM Peduli Cabang Bekasi Berikan Sarana Prasarana untuk Support Pelatihan…

    Di Hari Bhayangkara ke-80 Polri Menegaskan Komitmennya Mendukung…

    Kreativitas Kepala Daerah Menentukan Masa Depan DOB: Mengubah Kekayaan…

    Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan…

    Kecelakaan Truk Picu Kemacetan di Simpang Unisma Bekasi

    Sugeng Teguh Santoso IPW

    Dampingi Ketua MPR RI, Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Peran Strategis…

    Menggeser Narasi Perjuangan Dari Pemekaran Daerah Menjadi Kesejahteraan…

    Forum Grup Discusion di Puskesmas Seroja, Kelurahan Harapanjaya, Bekasi Utara…

    Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan dan Tindak Tegas Oknum…
    baru saja
    Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    2 menit lalu
    Detasemen K-9 Baharkam Polri Kawal CFD Margonda Depok Hingga Aman Terkendali
    6 menit lalu
    Butuh Langkah Terukur Agar DOB Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    8 menit lalu
    Kelurahan Perwira Gelar Sosialisasi Program Penataan lingkungan Bekasi Keren…
    10 menit lalu
    Optimalkan Penegakan Hukum Elektronik, Korlantas Polri Akan Gelar Operasi Patuh 2026
    12 menit lalu
    Wakil Ketua DPC Pondok Gede Nurul Fahmi F. Syah, S.Pd, MM Resmi Mempersunting Bidan…
    16 menit lalu
    Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung
    20 menit lalu
    UNPAD Gelar Ekspose Kajian CPDOB Garut Utara, Mendapatkan Nilai 400 dan…
    23 menit lalu
    Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mabes Polri Tegaskan Nilai Luhur Bangs…
    25 menit lalu




        


    Tidak ada komentar: