Satpol PP Kota Bekasi Tangani Anggota Lansia yang Sakit dan Linglung di Stasiun Bekasi

Dua Penghargaan Diraih Pemkot Bogor pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun…

FORKODA PPDOB Jabar Siap Bawa Formula Baru Kemandirian Daerah Ke…

PLN Indonesia Power Services Menggelar Upacara Bendera Peringati HUT ke-81

Dengan Semangat Mengisi Kemerdekaan: Pengurus PM Gatra Hadiri Upacara 17…

Gempa Susulan Kembali Guncang NTT Diprediksi Aktivitas Kegempaan Akan…

HUT Kemerdekaan RI ke-81, 1.034 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi

Persiapan Ibu Kota DOB Garut Utara .. .

Gelar Lomba HUT RI 81 "Rukun Lingkungan Semangat Berjuang" Perkutut 2 Harapa…

Sebanyak 260 Personel Polri Dikerahkan untuk Memperkuat Penanganan Dampak Gemp…

01/09/2026

Jelang Jambore Nasional XII 1.300 Anggota Pramuka Dikukuhkan, Tri Adhianto Dorong Generasi Berkreasi dan Mandir





@satgasnasNews |KOTA BEKASI
Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menjadi salah satu pemberi sambutan dalam kegiatan Webinar Internasional Wajib Halal Oktober 2026 yang mengangkat tema “Strategi Pelaku Usaha Membangun Keunggulan Bisnis Melalui Sertifikasi Halal”, Selasa (1/9/2026). 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan forum berskala internasional yang bertujuan memberikan pemahaman dan strategi kepada para pelaku usaha dalam menghadapi penerapan Wajib Halal Oktober 2026.

Webinar ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong para pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar semakin siap menghadapi perkembangan dan tuntutan pasar.

Dalam sambutannya selaku Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono menyampaikan bahwa sertifikasi halal tidak seharusnya hanya dipandang sebagai sebuah kewajiban administratif.

Menurutnya, sertifikasi halal merupakan salah satu langkah penting dalam membangun kepercayaan konsumen, meningkatkan kualitas produk, memperkuat tata kelola usaha, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Ketika kita berbicara tentang Wajib Halal Oktober 2026, pertanyaannya bukan hanya apakah pelaku usaha sudah memiliki sertifikat halal. Tetapi lebih jauh, apakah mereka sudah memahami prosesnya, mendapatkan pendampingan, dan melihat sertifikasi halal sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing usaha,” ujar Wiwiek.

Wiwiek menegaskan, dalam menghadapi penerapan Wajib Halal Oktober 2026, para pelaku UMKM perlu mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Persiapan tersebut tidak hanya sebatas pengurusan sertifikat halal, tetapi juga memastikan berbagai aspek usaha berjalan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan. Mulai dari legalitas usaha, penggunaan bahan baku, proses produksi, penyimpanan, pengemasan, hingga administrasi usaha.

Menurutnya, kesiapan tersebut membutuhkan dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak. Terlebih, masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan berbagai peran sekaligus dalam usahanya, mulai dari proses produksi, pengelolaan keuangan, pemasaran hingga administrasi.

Karena itu, Wiwiek menilai para pelaku usaha tidak cukup hanya diberikan informasi mengenai kewajiban halal, tetapi juga perlu mendapatkan edukasi, pendampingan dan fasilitasi agar dapat memenuhi ketentuan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwiek juga menekankan pentingnya meningkatkan literasi halal bagi para pelaku usaha.

Pemahaman mengenai halal, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan bahan yang digunakan, tetapi juga mencakup proses produksi, penyimpanan, pengemasan hingga penyajian produk kepada konsumen.

Selain itu, sertifikasi halal juga harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas usaha.

Dengan semakin tertibnya penggunaan bahan baku, proses produksi, kebersihan, pencatatan dan pengemasan, para pelaku UMKM diharapkan mampu membangun usaha yang lebih baik dan memiliki daya saing yang semakin kuat.

Wiwiek melihat Kota Bekasi memiliki potensi UMKM yang sangat besar. Berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, fashion, kerajinan hingga produk kreatif lainnya, terus berkembang dan memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, menurutnya, kreativitas saja tidak cukup. Produk UMKM juga harus didukung dengan kualitas, standar, legalitas serta kepercayaan dari konsumen.

“Kita ingin produk Kota Bekasi tidak hanya kreatif dan menarik, tetapi juga berkualitas, memiliki legalitas, memenuhi standar, dan mampu bersaing. Sertifikasi halal merupakan salah satu bagian penting dari perjalanan tersebut,” ungkap Wiwiek.

Ia pun mengajak para pelaku usaha untuk tidak memandang Wajib Halal Oktober 2026 sebagai sesuatu yang menakutkan atau menjadi beban.

Sebaliknya, kebijakan tersebut harus dijadikan sebagai momentum bagi UMKM untuk semakin maju dan naik kelas.

Lebih lanjut, Wiwiek menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah, BPJPH, lembaga pendamping, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas hingga para pelaku UMKM harus berjalan bersama.

“Kita membutuhkan kolaborasi. Kolaborasi yang pada akhirnya menghasilkan UMKM yang lebih siap, produk yang lebih berkualitas, konsumen yang lebih terlindungi, dan ekonomi daerah yang semakin kuat,” tegasnya.

Melalui Webinar Internasional Wajib Halal Oktober 2026, Wiwiek berharap para pelaku usaha, khususnya UMKM Kota Bekasi, semakin memahami pentingnya kesiapan halal sebagai bagian dari pengembangan usaha. Dengan dukungan, pendampingan dan persiapan yang dilakukan sejak dini, sertifikasi halal diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi kekuatan baru bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas, memperluas pasar dan memiliki daya saing yang lebih baik serta menghadapi peluang pasar yang lebih luas melalui penguatan ekosistem halal.(*)
•Fieq

🛡️Redaksi: Dosi Bre'| www.satgasnas.com


DOB Garut Utara Siap Lepas Landas

Funday Morning Jadi Awal Hitung Mundur PORPROV XV Jabar 2026, Bekasi Siap…

Hotman Paris Sebut Tidak Ada Penahanan terhadap Febrie Adriansyah

Untuk Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman Serta Nyaman, Kapolri Serap…

Memaknai Hari Kemerdekaan RI dalam Perjuangan DOB Garut Utara

Sampaikan Amanat Kapolri : Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58

Ketua Dekranasda Kota Bekasi Hadiri Puncak HUT ke-46 Dekranas, Dorong UMKM…

Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Digantikan Rudi Margono Ditunjuk Sebagai Pl…

Jutaan Rakyat Iran Berduka Banjiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Brigjen TNI (Purn) H Kemal Hendrayadi Buka Suara Terkait Dinamika Daerah Otonomi…

Tri Katakan Disiplin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri Lakukan Upacara Sertijab Terhadap 2…

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Apresiasi Pemenang Jakarta Robotic Games 2026

Merancang Fondasi Pemerintahan DOB Garut Utara : Saatnya Melahirkan…

Kapolri Menghadiri Peresmian Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar…

Meski Ada Investasi Baru, Industri Aluminium Masih Butuh 56% Impor

Quotes Populer

  1. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan." 
  2. Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim).
  3. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing: Cerminan keadilan sosial dalam hal berbagi beban hidup bersama.
  4. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr
  5. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik." [*]

FOTO BERITA

  Foto Kita  





  Foto Berita  





    Wali Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT…

    PNM Peduli Cabang Bekasi Berikan Sarana Prasarana untuk Support Pelatihan…

    Di Hari Bhayangkara ke-80 Polri Menegaskan Komitmennya Mendukung…

    Kreativitas Kepala Daerah Menentukan Masa Depan DOB: Mengubah Kekayaan…

    Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan…

    Kecelakaan Truk Picu Kemacetan di Simpang Unisma Bekasi

    Sugeng Teguh Santoso IPW

    Dampingi Ketua MPR RI, Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Peran Strategis…

    Menggeser Narasi Perjuangan Dari Pemekaran Daerah Menjadi Kesejahteraan…

    Forum Grup Discusion di Puskesmas Seroja, Kelurahan Harapanjaya, Bekasi Utara…

    Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan dan Tindak Tegas Oknum…
    baru saja
    Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    2 menit lalu
    Detasemen K-9 Baharkam Polri Kawal CFD Margonda Depok Hingga Aman Terkendali
    6 menit lalu
    Butuh Langkah Terukur Agar DOB Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    8 menit lalu
    Kelurahan Perwira Gelar Sosialisasi Program Penataan lingkungan Bekasi Keren…
    10 menit lalu
    Optimalkan Penegakan Hukum Elektronik, Korlantas Polri Akan Gelar Operasi Patuh 2026
    12 menit lalu
    Wakil Ketua DPC Pondok Gede Nurul Fahmi F. Syah, S.Pd, MM Resmi Mempersunting Bidan…
    16 menit lalu
    Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung
    20 menit lalu
    UNPAD Gelar Ekspose Kajian CPDOB Garut Utara, Mendapatkan Nilai 400 dan…
    23 menit lalu
    Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mabes Polri Tegaskan Nilai Luhur Bangs…
    25 menit lalu




        


    Tidak ada komentar: