Cakrawala Puisi 5

Di Kotamu, Kau Sudah Jadi Masa Lalu

Painting: Ds Bre' Iswoyo


Di kotamu,  kau sudah jadi masa lalu, disimpan dalam album dan dikunci di laci sebuah lemari. 

Udara membawa jamur ke tubuhmu,  menempelkan warna kuning dan coklat hingga kau tak dikenali.


Di kotamu, kau sudah jadi masa lalu, diabaikan sebagai gedung bersejarah.

Rayap dan waktu mengeroposkan tiang-tiangmu.

Dan pelacuran mengubahmu jadi ranjang tidur para pelipur. 


Di kotamu,  kau sudah jadi masa lalu, dicabarkan sebagai bida’ah, dihapus dari kitab-kitab pusaka hingga tak ada yang bisa mendedah untuk makna.


Di kotamu, kau sudah jadi masa lalu, diludahkan anak-anak muda sambil menghirup tuba dari ganja  dan mariuana. 


Kawan 

Painting:Ds Bre' Iswoyo

Seorang kawan adalah perih di dada

duri tertanam di kaki saat kau langkah

luka digarami membuat nyeri abadi

tapi tak kau biarkan hidupmu dirongrong sakit hati


Seorang kawan acap datang membawa cahaya ketika kau rasa gelap saat segalanya terang dan matamu buta hingga kehilangan arah

maka hidupmu kembali akan penuh dan riang


•Budi Hatees

akudasi.jpgBudi Hatees lahir di Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, pada 3 Juni 1972. Menulis puisi, cerpen, esai, novel, dan melakukan penelitian. Karyanya disiarkan di Kompas, Koran Tempo, Majalah Tempo, Majalah Horison, Republika, Media Indonesia, dan puluhan buku. 


Saat ini menjadi peneliti di bidang komunikasi dan punya minat besar terhadap masalah sejarah dan kebudayaan.  Mendirikan media online,  mengelola Penerbit Pustaha, dan menjadi trainer dalam pelatihan menulis  secara online maupun offline.   


Senin, Februari 07, 2022


18 Buah Langka Dari Kalimantan

CAKRAWALA

Follow:

Facebook  Twitter  Instagram  Youtube     

  satgasnasNews
  Satgasnas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar