Brigjen I Made Agus Prasatya Tetap Konsisten Hadirkan Inovasi untuk Pelayanan Masyarakat
Perwira tinggi Polri ini, Brigjen I Made Agus Prasatya dikenal sebagai sosok yang konsisten menghadirkan inovasi dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia berpegang pada prinsip bahwa setiap amanah harus dijalankan sebaik mungkin, dengan mengutamakan profesionalisme, integritas serta kualitas hasil kerja. Dan prinsip tersebut tercerminkan dalam langkah perjalanan kariernya di bidang lalu lintas, baik saat bertugas di kewilayahan maupun di tingkat Mabes Polri.
Perlu diketahui, sebelumnya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Brigjen I Made Agus Prasatya sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri sejak Juni 2026 lalu.
Penunjukkan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Dalam perjalanan tugasnya, Brigjen I Made Agus terlibat dalam upaya optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.
Berbekal pengalaman panjang, I Made Agus turut berkontribusi dalam mendorong modernisasi sistem lalu lintas, meningkatkan transparansi penegakan hukum, serta memperkuat pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, Brigjen I Made Agus Prasatya mendapat amanah sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri sejak Juni 2026.
Dalam perjalanan tugasnya, dia terlibat dalam upaya optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.
Penguatan sistem ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan lalu lintas untuk mewujudkan penegakan hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Ia juga dikenal berkontribusi dalam pembenahan tata kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari denda tilang. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan penerimaan negara dan meningkatkan tata kelola penegakan hukum lintas lembaga.
Rekam jejak I Made Agus, salahsatunya, dari sikap pendekatan kepemimpinan yang humanis. Seperti saat menjabat sebagai Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, I Made Agus tampak duduk lesehan di atas aspal dan sarapan nasi pecel bersama sekitar 150 personel yang bertugas dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali, hal itu jelas menjadi perhatian publik positif.
Hal itu mencerminkan kedekatan pimpinan dengan anggota di lapangan sekaligus menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, profesionalisme dan kedisiplinan perlu berjalan seiring dengan kepedulian serta keteladanan.
JEJAK I Made Agus Prasatya, kelahiran pada 21 Januari 1977 ini berasal dari Bali, yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998.
Ia mengawali karier sebagai Pama Polres Bantul Polda DIY pada 1999, kemudian bertugas sebagai Kanit II Satlantas Polres Kota Yogyakarta pada 2000. Karier I Made Agus berlanjut dengan sejumlah penugasan strategis.
Seperti di kutip dari berbagai sumber, I Made Agus pernah menjabat Kapolres Trenggalek pada 2015, kemudian menjadi Kapolres Madiun pada 2016. Lalu menjabat sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya pada 2018.
Kariernya melaju menjadi Dirlantas Polda DIY pada 2019, kemudian sebagai Kabagtik Korlantas Polri pada 2022, serta Dirlantas Polda Sulawesi Selatan pada 2023 dan menjabat Kabagrenmin Korlantas Polri 2024-2026.
Waktu pun bergulir. Pada Juni 2026, I Made Agus dipercaya menjabat Dirgakkum Korlantas Polri sebelum kemudian mendapat amanah sebagai Dirregident Korlantas Polri pada Oktober 2026.
Terkait dari sisi pendidikan, diketahui bahwa I Made Agus menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), meraih gelar Magister Humaniora dari Universitas Gadjah Mada pada 2007 serta menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Brawijaya pada 2023.
Ia juga mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) pada 2013.
Sebagai Dirregident Korlantas Polri, saat ini, ia mengemban tanggung jawab dalam bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor serta pengemudi. Maka dengan komitmen untuk terus berinovasi, bekerja secara optimal dan menjaga kualitas pelayanan menjadi prinsip penting dalam menjalankan amanah tersebut tetap digenggam.
Komitmen tersebut jelas tercermin dalam pengalaman lapangan, penugasan strategis serta latar belakang akademik tersebut itulah menjadi bekal dalam menjalankan tanggung jawab di bidang lalulintas yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah dan transparan.(*)
Ia berpegang pada prinsip bahwa setiap amanah harus dijalankan sebaik mungkin, dengan mengutamakan profesionalisme, integritas serta kualitas hasil kerja. Dan prinsip tersebut tercerminkan dalam langkah perjalanan kariernya di bidang lalu lintas, baik saat bertugas di kewilayahan maupun di tingkat Mabes Polri.
Perlu diketahui, sebelumnya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Brigjen I Made Agus Prasatya sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri sejak Juni 2026 lalu.
Penunjukkan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Dalam perjalanan tugasnya, Brigjen I Made Agus terlibat dalam upaya optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.
Berbekal pengalaman panjang, I Made Agus turut berkontribusi dalam mendorong modernisasi sistem lalu lintas, meningkatkan transparansi penegakan hukum, serta memperkuat pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, Brigjen I Made Agus Prasatya mendapat amanah sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri sejak Juni 2026.
Dalam perjalanan tugasnya, dia terlibat dalam upaya optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.
Penguatan sistem ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan lalu lintas untuk mewujudkan penegakan hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Ia juga dikenal berkontribusi dalam pembenahan tata kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari denda tilang. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan penerimaan negara dan meningkatkan tata kelola penegakan hukum lintas lembaga.
Rekam jejak I Made Agus, salahsatunya, dari sikap pendekatan kepemimpinan yang humanis. Seperti saat menjabat sebagai Dirlantas Polda Sulawesi Selatan, I Made Agus tampak duduk lesehan di atas aspal dan sarapan nasi pecel bersama sekitar 150 personel yang bertugas dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali, hal itu jelas menjadi perhatian publik positif.
Hal itu mencerminkan kedekatan pimpinan dengan anggota di lapangan sekaligus menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, profesionalisme dan kedisiplinan perlu berjalan seiring dengan kepedulian serta keteladanan.
JEJAK
I Made Agus Prasatya, kelahiran pada 21 Januari 1977 ini berasal dari Bali, yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998.
Ia mengawali karier sebagai Pama Polres Bantul Polda DIY pada 1999, kemudian bertugas sebagai Kanit II Satlantas Polres Kota Yogyakarta pada 2000. Karier I Made Agus berlanjut dengan sejumlah penugasan strategis.
Seperti di kutip dari berbagai sumber, I Made Agus pernah menjabat Kapolres Trenggalek pada 2015, kemudian menjadi Kapolres Madiun pada 2016. Lalu menjabat sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya pada 2018.
Kariernya melaju menjadi Dirlantas Polda DIY pada 2019, kemudian sebagai Kabagtik Korlantas Polri pada 2022, serta Dirlantas Polda Sulawesi Selatan pada 2023 dan menjabat Kabagrenmin Korlantas Polri 2024-2026.
Waktu pun bergulir. Pada Juni 2026, I Made Agus dipercaya menjabat Dirgakkum Korlantas Polri sebelum kemudian mendapat amanah sebagai Dirregident Korlantas Polri pada Oktober 2026.
Terkait dari sisi pendidikan, diketahui bahwa I Made Agus menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), meraih gelar Magister Humaniora dari Universitas Gadjah Mada pada 2007 serta menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Brawijaya pada 2023.
Ia juga mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) pada 2013.
Sebagai Dirregident Korlantas Polri, saat ini, ia mengemban tanggung jawab dalam bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor serta pengemudi. Maka dengan komitmen untuk terus berinovasi, bekerja secara optimal dan menjaga kualitas pelayanan menjadi prinsip penting dalam menjalankan amanah tersebut tetap digenggam.
Komitmen tersebut jelas tercermin dalam pengalaman lapangan, penugasan strategis serta latar belakang akademik tersebut itulah menjadi bekal dalam menjalankan tanggung jawab di bidang lalulintas yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah dan transparan.(*)

QUOTES POPULER
1. Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim).
2. “Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang akan terjadi pada kita. Jadi jika kita ingin mengubah hidup, kita perlu sedikit mengubah pikiran kita.” - Wayne
3. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr.
4. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
5. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan."












Tidak ada komentar:
Posting Komentar