🌏 Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024...

Senin, Juli 31, 2023

Semangat Siliwangi 

Penyintas Stroke Jalan Kaki Yogya-Bandung



JAKARTA  – Namanya Komaruddin Rachmat. Usianya sekitar 60 tahun. Warga Kota Bekasi, Jawa Barat, ini menderita stroke selama dua tahun. Saat ini kondisi fisiknya sudah pulih. Untuk itu, penyintas stroke ini akan membuktikannya dengan aksi jalan kaki dari Yogyakarta ke Bandung.


Senin (31/72023) ini, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono akan melepas keberangkatan Komaruddin dari rumahnya menuju Yogyakarta. Dari Kota Bekasi menuju Yogyakarta, Komaruddin menumpang kendaraan.


Komaruddin start jalan kaki dari titik nol Yogyakarta pada 5 Agustus 2023. Seremoni aksi jalan kaki penyintas stroke ini akan dilepas oleh Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Mayjen TNI (Purn) Tugas Ratmono bersama pemerintah dan komponen masyarakat setempat. 


Rencananya, aksi jalan kaki Komaruddin dari Yogyakarta menuju Bandung ini membutuhkan waktu 21 hari. Jika tidak ada aral melintang, dia diperkirakan akan tiba di Gedung Sate Bandung pada 21 Agustus 2023.


Sejatinya yang menarik perhatian bukan aksi jalan kakinya. Akan tetapi, nilai-nilai semangat juang yang mendorong Komaruddin sebagai penyintas stroke melakukan aksi jalan kaki ratusan kilometer. 


Saat kuliah di Bandung, Komaruddin adalah seorang aktivis. Sehingga, dia memahami sejarah tentang semangat juang Siliwangi saat hijrah dari Yogyakarta menuju Bandung.


Saat itu, Siliwangi bersama puluhan ribu tentara dan keluarganya menghadapi berbagai rintangan selama perjalanan hijrah dari Yogyakarta ke Bandung. Bahkan, sebagian tentaranya gagal sampai tujuan.


Histori semnagat juang Siliwangi itulah yang ingin disampaikan oleh Komaruddin lewat aksi jalan kaki ini. Dia ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa seorang penderita stroke berpeluang besar untuk pulih kembali jika dilandasi semangat dan tekad juang untuk sembuh. 


Komaruddin yakin betul dan sudah dia buktikan sendiri. Dengan rajin bergerak dan menjaga suhu tubuh tetap hangat, seorang penderita stroke berpeluang besar untuk pulih kembali seperti sediakala.


Salah satu cara yang dilakukan Komaruddin dengan berjalan kaki dan memakai jaket agar suhu tubuh tetap hangat. Faktanya, Komaruddin saat ini sudah bisa beraktivitas layaknya orang normal. 


Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Mayjen TNI (Purn) Tugas Ratmono membenarkan aksi jalan kaki Yogyakarta-Bandung itu. 


“Kami akan melepas Komaruddin dari titik nol Yogyakarta pada 5 Agustus 2023,” kata mantan Kapuskes TNI ini, Senin (31/7/2023).


Tugas menilai tekad dan perjuangan Komaruddin agar lepas dari belenggu stroke terbilang luar biasa. Menurut dia, upaya dan perjuangan Komaruddin ini menjadi contoh dan pemantik semangat bagi para penderita stroke untuk pulih kembali. 


“Ini sesuatu yang luar biasa. Aksi jalan kaki dari Yogyakarta ke Bandung ini sebenarnya keinginan Komaruddin untuk bercerita kepada masyarakat bahwa penderita stroke harus punya tekad yang kuat untuk pulih kembali,” kata Tugas.


Menurut dia, aksi jalan kaki penyintas stroke itu dapat menjadi inspirasi bagi siapapun stakeholder yang berkepentingan, termasuk lembaga pemerintah dan non-pmerintah, untuk berkolaborasi memberikan penanganan stroke yang lebih baik pada masa mendatang. 


“Itulah poin aksi jalan kaki Komaruddin, mengajak semua pihak memberikan penanganan stroke secara komprehensif,” tutur Tugas.

Flag Counter     °Saparuddin Siregar 🛡️Editor


⭕KILASBERITA


Kejaksaan Agung Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 63


JAKARTA – Kejaksaan Agung RI memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63 yang dipusatkan di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Ragunan, Jakarta, Sabtu (22/7/2023).


Puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ini dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai inspektur upacara diikuti Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin dan seluruh jajaran insan Adhyaksa.


Peringatan HBA ke-63 selain dihadiri secara langsung oleh tamu undangan juga disiarkan secara live streaming di kanal YouTube Kejaksaan RI. Upacara dimulai dari pukul 08.00 WIB."


Tiga Merek Ini Tarik Lebih dari 12.000 Kendaraan


JAKARTA – Tiga merek kendaraan, yaitu Renault Korea Motors, Honda Korea Co., dan Bike 1, akan secara sukarela menarik lebih dari 12.000 kendaraan di Korea Selatan untuk memperbaiki komponen yang rusak.


Perusahaan-perusahaan tersebut akan menarik sebanyak 12.358 unit dari enam model kendaraan yang berbeda, demikian disebutkan oleh Kementerian Agraria, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, yang disiarkan Yonhap, Rabu (19/7/2023).*



"Karena sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan..."

Membangun Untuk Indonesia...

Translate news

Powered by Google TranslateTranslate

PILIHAN                                    


      • Uus Sumirat; Siap Menjadi Penyambung Lida…
      IPW Apresiasi Langkah Cepat Polri;Terkai…
      • Cukup Setengah Jam Warga Cilangkap Lega …
      • Wali Kota Seongnam Shin Sang-jin Bahas K…
      • Kejuaraan Pencak Silat Tri Tunggal Champ…
      • Pegawai Pemkot Bekasi Ramaikan Pawai 1 M…
    • Lestarikan Budaya di Bantargebang Melalu…
    • Luapkan Kegembiraan Warga Cilangkap Ajak…
    • SUWANDI; Pengawas Koperasi, Dinas Kopera…

    • Sandiaga Uno Menghadiri Rapat Pimpinan N…
      • Plt Wali Kota Bekasi Serahkan Piagam Pop…
      • Dewan ARH Memonitor Kegiatan Pembangunan…
    • Jaksa Masuk Sekolah SMA Negeri 8 Jakarta…

Komentar


Urut Berdasarkan 

Komentar tidak dipublikasikan.


  • Deklarasi Pencalonan untuk Pilpres 2024:…
UN DESAUN DESA
Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB


Putri Ariani;Putri Ariani;
Simon Bilang, Kamu Akan Melangkah Jauh d…


Jutaan Akun Gmail Akan di Hapus Google:B…
Angle Danau TambelangAngle Danau Tambelang
Wow Destinasi Wisata Bersama Keluarga BE…
Mengurangi Nyeri dan Panas di Tenggoroka…
Grey Peacock PheasantGrey Peacock Pheasant
Burung yang Menarik dan Ramah…

Ini Tanaman Obat Asam Urat dan Perlu Ditanam di Rumah


CAKRAWALA

Follow:  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar