Demo Gejolak Harga Francis Disebut Presiden Emmanuel Macron Akibat Dampak Pera…

Konser Guns N’ Roses Akan Mengguncang, 9 Dewa Gitar Indonesia Sebagai Penampil…

Sekolah Rakyat Kota Bekasi Gelar Open House, Menteri Sosial Apresiasi Kreativitas…

Kontroversi Dampak Karhutla : Asap dan Oksigen

Wawali Harris Bobihoe Tinjau Kopdes Merah Putih : Harga Lebih Murah

MEMOAR : DICARI WARTAWAN PLUS

Perkuat Sinergi Ulama dan Polri: Kapolri Silaturahmi dengan Habib Umar bin Hafidz

Gatot Heroe Hernanda Ngaku Terima Uang Rp3,25 M dan Sudah Mengembalikan ke KPK

Wawali Harris Bobihoe Buka Kompetisi Sains, Seni, Dan Olahraga Siswa

Kerja Sama BSI-BPJS Kesehatan untuk Perkuat dan Mendukung Ekosistem…

18/10/2021

Kali Bekasi Penuh Limbah


Busa Putih  Hingga 500 Meter



Bekasi,satgasnas.com- Kali Bekasi yang berada di pintu air Bendung Bekasi, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, kembali mengeluarkan busa tebal dan bau tak sedap pada Minggu (17/10/21).


Sebelumnya, Beberapa waktu lalu, air Kali Bekasi itu juga berbusa, diduga tercemar limbah. Bisa terlihat di sekitar Bendung Bekasi, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Senin,(27/9/2021).


Dalam pantauan  di lokasi  saat pada pagi hari terlihat air kali Bekasi tersebut digenangi busa yang  tebal hingga 30 centi meter. Bukan itu saja, kali itu mengeluarkan aroma yang bau, jelas tidak sedap tercium pejalan hingga radius -+50 meter, (17/10/21).


Warga Bekasi yang sedang melintas, mengatakan bahwa panjang busa itu  bisa hingga 500 meter lebih. Dan baunya dilalah tak sedap, bikin napas sesak. Saat menjelaskan  di lokasi, Minggu (17/10/21).


Kondisi kali Bekasi yang diduga berat'  tercemar limbah ini sangat mengganggu. Warga berharap, pemerintah kota Bekasi dapat mengatasi dan mengawasi pembuangan limbah industri di sepanjang aliran kali Bekasi agar ketat.


Akan terapi, seperti dilansir  suarabekaci, pada medio (27/9/2021 ), kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana, bahwa aliran Kali Bekasi yang berbusa diduga berasal dari wilayah Bogor, senin (27/9/2021).


"Busa di kali tersebut berasal dari wilayah Bogor yang mengalir ke Kota Bekasi," tegas Yayan Yuliana.


                                         

Dia juga menyatakan, peristiwa busa yang menyelimuti Kali Bekasi kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sumber busa tersebut juga diduga berasal di wilayah Bogor. Tetapi Yayan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menelusuri Kali Bekasi untuk memastikan bahwa busa tersebut bukan berasal dari wilayah Kota Bekasi.


"Kita kalau misalkan ada yang menyebabkan limbah itu dari Kota Bekasi kita akan ambil tindakan, siapapun itu," ujarnya.


______________________________

 

   •Red: Dosi Bre'  •Editor: Red

•Image:Kali Bekasi.(ist/rep)





Betawi dihina, H. Lulung Murka


Akhirnya Rahmat Effendi Penuhi Janjinya Bangun Krematorium



| SENGKETA TANAH |


| BERITA PROFIL |

Ary Bastary Direktur Utama PLN Batubara Baru

PLN mengganti Direktur Utama PLN Batubara baru, yaitu Ary Bastari...












| HUKUM| Mafia Tanah |

Tidak Boleh Kalah dengan Mafia Tanah Kata Sofyan Djalil


Ramainya berita Kasus sengketa PT Salve Veritate,  Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil tak tinggal diam dan resmi menindak tegas serta memecat beberapa oknum yang terdiri dari jajaran internal secara tidak hormat atas keterlibatannya pada kasus sengketa PT Salve Veritate...


Bahaya Limbah B3 di Sekitar Rumah Anda    Gunakan Masker Agar Aman'...







Headline

|





Tidak ada komentar: