Rabu, Agustus 10, 2022

Komisi 2 DPRD Kabupaten Sikka

Lakukan Studi Banding Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi



Kota Bekasi- Komisi 2 DPRD Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan studi banding ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi dalam rangka pengelolaan sampah. 


Rombongan yang berjumlah 10 orang tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Penanganan Sampah dan Kemitraan DLH, Dedi Mulyadi di ruang Kadis DLH Kota Bekasi, Rabu (10/08/22). 


Pemimpin rombongan sekaligus Ketua Komisi 2 DPRD Kab. Sikka, Alfridus Aeng menjelaskan bahwa persoalan sampah di daerahnya mulai mendapatkan perhatian khusus dikarenakan banyaknya penumpukan sampah liar. 


Sampah liar merupakan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya oleh masyarakat dikarenakan kurangnya kepedulian dengan kondisi daerahnya.


"Tujuan kami melakukan studi banding ke Kota Bekasi melihat dari aspek retribusi, karena ada potensi yang kurang maksimal dari daerah. Dan juga penanganan sampah di Kota Bekasi ada regulasi yang mengatur seperti peraturan Wali Kota dan dengan adanya payung hukum tersebut bisa sinergis dengan peraturan daerah," ujar  Alfridus Aeng.



Alfridus juga memaparkan bahwa di daerahnya terdapat hampir 17 juta kg sampah per tahun dan membutuhkan armada yang cukup banyak untuk memindahkan muatan sampah tersebut menuju TPA. 


"Sebanyak 48.200 Kg sampah per hari, 446.600 Kg sampah per bulan, 17 juta kg sampah pertahun dengan jumlah sebanyak itu tentu membutuhkan angkutan yang cukup banyak, sayangnya karena di kabupaten Sikka sebagai lokus pengangkatan sampah ke akhir hanya memiliki 8 armada. Dan jumlahnya tidak sebanding dengan Kota Bekasi," paparnya menerangkan.


"Kami berharap dengan adanya kunjungan ini mendapatkan informasi dan masukan dari Pemkot Bekasi khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi terkait tata kelola penanganan sampah," katanya lagi.


Bergantian pada acara yang sama Kabid. penanganan sampah dan kemitraan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dedi Mulyadi menjelaskan kepada rombongan tentang tata kelola penanganan sampah 


"Selama ini DLH Kota Bekasi memiliki unit khusus yang menangani sampah liar yaitu Unit Reaksi Cepat (URC) dan biasanya kami telah menetapkan titik-titik tersebut agar sewaktu-waktu kami keliling untuk pengangkutan sampah tersebut." Urainya.


Penanganan sampah di Kota Bekasi masih manual yakni pengangkutan sampah menggunakan baktor, pickup, hingga armada truck ammroll, dumptruck. Ditangani oleh 12 UPTD yang tersebar di wilayah Kota bekasi. Dengan Tenaga yg digunakan dari Honorer/ TKk dan PNS .


Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif dan foto bersama antara DPRD Kabupaten Sikka dengan DLH Kota Bekasi. (Dro)

•Humas Kota Bekasi

BERITA PILIHAN

LPM KELURAHAN MARGA MULYA

GELAR PERTANDINGAN SEPAK BOLA ANTAR WARGA

ARH; Banyak Anak Muda Berbakat dan Berpotensi


Silaturahmi Akbar KBRT

IHT; Semoga Bisa Melahirkan Ide dan Gagasan Besar

PAW Wasimin

Enie Widhiastuti; Komitmenkan Untuk Mengutamakan Kepentingan Masyarakat Guna Mewujudkan Cita-cita Kota Bekasi

Stiker

Penghentian Usaha Hollywings Bekasi Dipasang Pemkot Bekasi

Sosok Zulkifli Hasan

Ketum PAN Zulkifli Hasan Dilantik Jadi Menteri Perdagangan

Pemkot Bekasi

Respon Video Jembatan Roboh

Sinergi Antara RW dan Anggota Dewan;

Semua Aspirasi Warga Dituangkan Dalam Proposal Agar Tepat Sasaran

Dari Limbah Botol Plastik






    PEMKOT BEKASI    WISATA  

    Membangun Untuk Indonesia  ...


    Follow:

    Facebook  Twitter  Instagram  Youtube     

      satgasnasNews
      www.satgasnas.com

    KODE ETIK: Sesuai UU Pokok Pers  ◾ Wartawan satgasnasNews dibekali ID Pers dan SK.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar