🌏 Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024...

Sabtu, Desember 18, 2021

Kapolri; Melayani, Bukan Dilayani

Bicara Soal Postur Kepemimpinan Polri


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo(ist)



Jakarta - "Beberapa hal yang tentunya saya titipkan kepada rekan-rekan untuk ikut mengawasi secara langsung, adalah bagaimana kita mewujudkan postur kepemimpinan," kata Listyo saat dalam Rapat Koordinasi, Analisis, dan Evaluasi (Rakor Anev) Itwasum Polri 2021, yang disiarkan di YouTube Divisi Humas Polri (17/12/2021).


Dalam hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri mengawasi para kepala satuan di tingkat markas besar (mabes) hingga polda. 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin mewujudkan postur kepemimpinan yang melayani, bukan dilayani.


Ujarnya lagi, "Sebagaimana salah satu tugas rekan-rekan, pengawasan terhadap kepemimpinan. Bagaimana anggota-anggota kita, teman-teman kita, mampu melaksanakan kepemimpinan yang diharapkan," paparnya.



Kapolri,  berbicara soal kepemimpinan yang melayani bukan dilayani. Dengan demikian, menurut dia, visi dan misi organisasi dapat tercapai, "Pemimpin itu harus mampu memberikan pelayanan ya, untuk bisa membawa dan mencapai visi dan misi organisasi. 


"Seseorang pemimpin harus sering turun ke lapangan," Tandas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang juga mengatakan, "Sehingga dia betul-betul memahami situasi yang terjadi di lapangan, sehingga pada saat mengambil keputusan, maka keputusannya tidak salah," lanjut mantan Kabareskrim Polri ini.


Kepada bawahan, Sigit mengarahkan, pimpinan harus punya sikap melayani. 


Salah satu wujudnya dengan memahami kendala atau kesulitan yang sedang dihadapi anggota, "Demikian juga pemimpin harus melayani kondisi anggotanya, kesulitannya sehingga kemudian pada saat kita memberikan penugasan terhadap anggota kita tidak keliru," tutur mantan Kapolda Banten ini.


Sigit menekankan ulang kepada jajaran Itwasum Polri untuk mengawasi gaya jajaran pimpinan di mabes hingga wilayah. Sigit pun berulang kali menekankan soal kepemimpinan yang melayani, bukan dilayani, "Tolong bantu untuk mengawasi terhadap budaya-budaya kepemimpinan yang keliru. 


"Harapan saya adalah bagaimana kepemimpinan ini menjadi kepemimpinan yang melayani bukan pemimpin yang dilayani," jelasnya.


"Jadi, tolong ini saya dibantu mengawasi, apakah di polda-polda, apakah di Mabes hal ini sudah berjalan dan ini adalah peran dari rekan-rekan," ujarnya lagi.


_____________________

Rep: Dosi Bre'     •Editor:  Red




Buku Survey dan Riset Bermutu Dari Mediadata


    Laporkan Polantas nakal ke Polda Metro Jaya di hotline:0812-9891-1911...

Follow:

Facebook  Twitter  Instagram  Youtube     

  Satgasnas.com
    Media independent

KODE ETIK: Sesuai UU Pokok Pers No.40.Th.1999.Ps.18 - ayat 1 tentang Ps.4 ayat (2-3).Setiap orang yang menghalangi kegiatan keJurnalistikan, dipidana 2 tahun/ denda Rp.500.000.000,- ◾ Wartawan Satgasnas dibekali ID Pers dan SK.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar