Belajar dari KDM :

Memimpin itu Butuh Spiritual Leadership

Oleh : Uus Sumirat





@satgasnasNews📎JAKARTA
Mengapa Masih ada Orang benci kepada KDM ?

Meski memiliki banyak pendukung, tidak semua orang memandang Kang Dedi Mulyadi dengan cara yang sama. Memang menarik disimak mengapa masih tersisa orang-orang yang memiliki rasa benci kepada KDM ? pertanyaan ini sangat menggelitik karena aneh dan lucu,

Ada beberapa alasan mengapa sebagian orang tetap menaruh rasa tidak suka atau kebencian kepada KDM. Beberapa alasan itu diantaranya  :

1.  Perbedaan Pandangan Politik

Sebagai tokoh publik dan politikus, KDM tentu tidak lepas dari perbedaan atau benturan kepentingan politik. Dalam dunia politik, dukungan dan penolakan adalah hal yang biasa. Sebagian orang mungkin memiliki pilihan politik yang berbeda sehingga memandang segala tindakan seorang tokoh dari sudut pandang yang berlawanan. Namun sayang hal yang biasa ini kemudian ditunjukan dengan sikap benci kepada KDM.
 
2.  Gaya Kepemimpinan yang Kuat

Tokoh yang memiliki karakter kuat sering kali memunculkan dua respons sekaligus: dikagumi dan ditentang. Ada orang yang menyukai gaya tegas dan langsung, tetapi ada pula yang merasa tidak nyaman dengan pendekatan tersebut. Hal ini boleh jadi karena merasa dirinya tidak memiliki kemampuan kepemimpinan ala KDM.

3.  Popularitas yang Tinggi

Semakin terkenal seseorang, semakin besar pula sorotan terhadap dirinya. Popularitas sering melahirkan ekspektasi tinggi akan tetapi sebaliknya melahirkan berbagai respon negatif. Ketika ada pembawaan,  tindakan atau ucapan yang dinilai tidak sesuai dengan harapan sebagian orang, kritik bahkan kebencian dapat muncul, baik secara spontan ataupun memang ada tujuan tertentu. Hal ini ditunjukan oleh beberapa orang yang selama ini sebenarnya “beken” tetapi kemudian menunjukan rasa bencinya karena tersaingi atau kalah populer dari KDM lalu dia merasa ketakutan kebenarannya akan tersalip oleh KDM.

4.  Pengaruh Media Sosial

Media sosial membuat opini berkembang sangat cepat. Pujian dan kritik bisa menyebar dalam hitungan detik. Kadang-kadang, penilaian terhadap seseorang tidak lagi berdasarkan fakta utuh, tetapi potongan video, narasi sepihak, atau emosi sesaat. Akibatnya, rasa suka maupun benci dapat terbentuk secara berlebihan. Persoalannya, rasa suka seringkali lahir karena melihat fakta nyata di lapangan, sebaliknya rasa benci dipengaruhi oleh pandangan atau penilai pribadi dari diri yang bertentangan.



Flag Counter    🛡️Redaksi


Foto Bulan Ini

Suasana Belakang ..."
SD Negeri Harapan Jaya IV: Jl Teratai Raya Komplek Barata, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi

Semerawut ..."
Jl.Raya Seroja, Harapan Jaya,Bekasi Utara,Kota Bekasi




•FOTO BERITA



























GALERY







  • Cover
  • Kabar 
  • Video
  •  

    SatgasnasNews ©
    SatgasnasNews ©
    Google
    Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil…

    Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang Didukung Pelindo

    Humas Polri Rebut Kepercayaan Publik Tegas Wakapolri Komjen Dedi…

    Atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal, Polri dan Kementerian Haji Bentuk…

    Bareskrim Polri Sita 12 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

    11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Gubernur DKI Pramono

    Super App Polri Kini Semakin Lengkap dan Transparan

    RW 001 Peduli Ikuti Edukasi - Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Aj…

    1000 ORANG GARUT "TUMPLEK" DI CIBUBUR


    Pemekaran Daerah : Hindari Euforia, Mari Realistis dan Terukur Agar DOB Tidak Lahi…

    Wali Kota Bekasi Hentikan Penggalian Kabel Optik di Kali Abang Tengah

    Kondisi Jalan Caringin Memprihatinkan Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung

    Wali Kota Bekasi Datangi Nenek Atnah Korban Pencurian Modal Dagang Na…

    Disdamkarmat Kota Bekasi Warnai CFD dengan Edukasi dan Games Kebencanaan

    Jelang Ramadhan Pengurus dan Anggota Pokja Satria Utara Gelar Silaturahmi

    DIHADIR SARDI EFFENDI : Ratusan Warga Banjiri Bazar UMKM RW 021 Pesona…

    Tonggak Komitmen Warga: RW 013 Perumahan Bintang Metropol Gelar Kegiatan…

    Tri Adhianto Melaunching Ruang Simulator Gempa

    TRANSERA WATERPARK BIKIN KEJUTAN : Hadirkan Acara Spektakuler di Ultah…


    Layani 47 Titik Henti : Trans BeKen Resmi Beroperasi di Rute Terminal Bekasi–Harap…

    Polda Metro Jaya Gelar HPN 2026 di Balai Wartawan

    Dampak Limbah Kegiatan SPPG Bikin Resah Warga, DLH Kota Bekasi Bergerak

    Saat Tri Adhianto Menertibkan PKL dan Reklame Ilegal Diacungkan Golok Pedagang

    KORCAM DAN KORDES : Pilar Strategis Perjuangan Pemekaran Daerah

    Sengketa Tanah Wakaf YBHM

    Uus Sumirat Dukung Pers Sehat Berdaulat Sebagai Pilar Kempat Demokrasi

    Tampil Memukau Marawis Al Istiqomah RW 001 Harapan Jaya Raih Juara 1

    PD IWO Kota Bekasi Telah Dilantik

    APEL AKHIR TAHUN 2025 Junaedi : Tekankan Kesiapsiagaan Infrastruktur…

    VIDEO PILIHAN

    JEJAK 

    Kapolri Terima Adhi Bhakti Senapati...






    Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya ...

    Profil Prapto Pempek :

    Dari Pinggir Sungai...

    Kisah otobiografi Suprapto Suryani Pempek, alias Prapto Pempek atau PakDe...

    Profil Adam Malik Seorang Politikus yang Mantan...

    Salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 6...




    VIDEO LAWAS


        

    Tidak ada komentar: