Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 19, 2021

Komisi II DPRD Jawa Barat;

Lampu Hijau Untuk SMAN 2 Cikarang Timur

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Faizal Hafan Farid bersama Camat Cikarang Timur, Ropi meninjau lokasi Tanah Kas Desa (TKD).(Image:ist)



Bekasi, satgasnas.com– Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Faizal Hafan Farid bersama Camat Cikarang Timur, Ropi meninjau lokasi Tanah Kas Desa (TKD) di Kelurahan Sertajaya yang akan dibangun SMAN 2 Cikarang Timur pada Senin (18/10/21).


Empat desa di Kecamatan Cikarang Timur yang tak masuk zonasi sekolah menengah atas (SMA) berencana bakal membangun Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Cikarang Timur. 


Sebelumnya, pada Senin (18/10), Dewan Provinsi Jabar itu bersama Camat Cikarang Timur dan perangkat desa setempat meninjau lokasi Tanah Kas Desa (TKD) yang berada di Desa Sertajaya. 


Peninjauan itu terkait adanya keluhan masyarakat setempat yang sulit menyekolahkan anak-anaknya ke tingkat SMA karena kendala zonasi.



BACA

Venus Sipenghina Ditangkap di Jawa Tengah


“Ya ada laporan dari masyarakat itu dan kami membangun komunikasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Jawa Barat dan akhirnya langsung ditanggapi, jadi langsung meninjau lokasi,” jelas Faizal Hafan Farid.


Pembangunan sekolah tersebut sudah mendapatkan lampu hijau persetujuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk ke-empat desa yang tidak masuk zonasi Kecamatan Cikarang Timur tersebut yaitu Kelurahan Sertajaya, Desa Pasir Tanjung, Desa Jatireja serta Desa Cipayung. 

Anggota DPRD Jawa Barat, Faizal Hafan Farid,menjelaskan, "Keempat desa ini kan tidak masuk zonasi SMA terdekat, para siswanya kalau mau masuk sekolah negeri di wilayah Lemahabang. Jadi jauh kalau mau bersekolah, makanya dibangun sekolah di wilayah Sertajaya biar masuk akses zonasi.'


Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jabar itu juga menegaskan, pembangunan SMAN 2 Cikarang Timur itu bisa segera dilaksanakan. Terutama terkait fasilitas lahan TKD, jika tidak ada permasalahan, pembangunan sekolah itu ditargetkan awal tahun depan. 

•(Referensi: bekasikab.go.id)


_________________________

 

   Red: Dosi Bre'  •Editor: Red





Betawi dihina, H. Lulung Murka


Akhirnya Rahmat Effendi Penuhi Janjinya Bangun Krematorium



Nasional



| BERITA PROFIL |

Ary Bastary Direktur Utama PLN Batubara Baru

PLN mengganti Direktur Utama PLN Batubara baru, yaitu Ary Bastari...












| HUKUM| Mafia Tanah |

Tidak Boleh Kalah dengan Mafia Tanah Kata Sofyan Djalil


Ramainya berita Kasus sengketa PT Salve Veritate,  Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil tak tinggal diam dan resmi menindak tegas serta memecat beberapa oknum yang terdiri dari jajaran internal secara tidak hormat atas keterlibatannya pada kasus sengketa PT Salve Veritate...


Bahaya Limbah B3 di Sekitar Rumah Anda    Gunakan Masker Agar Aman'...







Headline

|

 

  Satgasnas.com

      About Us        Redaksi        Disclaimer                                  Info Iklan    
  Media Siber     

Media independent

Bekasi24

Media informasi warga Bekasi dan sekitarnya. 

Menyajikan informasi Sosial, Seni & Budaya, Hukum, Ekbis, Politik maupun Lingkungan hidup.

Media ini bagian dari sub (konten khusus) media Satgasnas.com, untuk mengusung informasi yang berkembang di Bekasi.


Senin, Oktober 18, 2021

Kali Bekasi Penuh Limbah


Busa Putih  Hingga 500 Meter



Bekasi,satgasnas.com- Kali Bekasi yang berada di pintu air Bendung Bekasi, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, kembali mengeluarkan busa tebal dan bau tak sedap pada Minggu (17/10/21).


Sebelumnya, Beberapa waktu lalu, air Kali Bekasi itu juga berbusa, diduga tercemar limbah. Bisa terlihat di sekitar Bendung Bekasi, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Senin,(27/9/2021).


Dalam pantauan  di lokasi  saat pada pagi hari terlihat air kali Bekasi tersebut digenangi busa yang  tebal hingga 30 centi meter. Bukan itu saja, kali itu mengeluarkan aroma yang bau, jelas tidak sedap tercium pejalan hingga radius -+50 meter, (17/10/21).


Warga Bekasi yang sedang melintas, mengatakan bahwa panjang busa itu  bisa hingga 500 meter lebih. Dan baunya dilalah tak sedap, bikin napas sesak. Saat menjelaskan  di lokasi, Minggu (17/10/21).


Kondisi kali Bekasi yang diduga berat'  tercemar limbah ini sangat mengganggu. Warga berharap, pemerintah kota Bekasi dapat mengatasi dan mengawasi pembuangan limbah industri di sepanjang aliran kali Bekasi agar ketat.


Akan terapi, seperti dilansir  suarabekaci, pada medio (27/9/2021 ), kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana, bahwa aliran Kali Bekasi yang berbusa diduga berasal dari wilayah Bogor, senin (27/9/2021).


"Busa di kali tersebut berasal dari wilayah Bogor yang mengalir ke Kota Bekasi," tegas Yayan Yuliana.


                                         

Dia juga menyatakan, peristiwa busa yang menyelimuti Kali Bekasi kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sumber busa tersebut juga diduga berasal di wilayah Bogor. Tetapi Yayan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menelusuri Kali Bekasi untuk memastikan bahwa busa tersebut bukan berasal dari wilayah Kota Bekasi.


"Kita kalau misalkan ada yang menyebabkan limbah itu dari Kota Bekasi kita akan ambil tindakan, siapapun itu," ujarnya.


______________________________

 

   Red: Dosi Bre'  •Editor: Red

Image:Kali Bekasi.(ist/rep)





Betawi dihina, H. Lulung Murka


Akhirnya Rahmat Effendi Penuhi Janjinya Bangun Krematorium



| SENGKETA TANAH |


| BERITA PROFIL |

Ary Bastary Direktur Utama PLN Batubara Baru

PLN mengganti Direktur Utama PLN Batubara baru, yaitu Ary Bastari...












| HUKUM| Mafia Tanah |

Tidak Boleh Kalah dengan Mafia Tanah Kata Sofyan Djalil


Ramainya berita Kasus sengketa PT Salve Veritate,  Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil tak tinggal diam dan resmi menindak tegas serta memecat beberapa oknum yang terdiri dari jajaran internal secara tidak hormat atas keterlibatannya pada kasus sengketa PT Salve Veritate...


Bahaya Limbah B3 di Sekitar Rumah Anda    Gunakan Masker Agar Aman'...







Headline

|