.

 

Jejak Bekasi

Rabu, November 10, 2021

Sejarah Yang Terlupakan;

Kisah Bekasi Lautan Api Pada Masa Perang Kemerdekaan


Puluhan ribu penduduk mengungsi menghindari amukan tentara sekutu.(ft:ist)

_____________________

  Rep: Ahmad Zarkasi   •Editor:  Red


Bekasi,Satgasnas.com- Sejarah yang terlupakan, selama ini kita mengenal hanya "Bandung Lautan Api", Namun jauh sebelum itu ternyata Bekasi juga mengalami tragedi yang sama, bahkan lebih mengerikan dari Bandung lautan apj, yakni seluruh Bekasi nyaris jadi lautan api.



Tragedi itu terjadi pada 13 Desember 1945. Berawal dari kisah jatuhnya pesawat Dakota milik tentara Inggris yang membawa sekitar 26  tentara Inggris di daerah Rawa Gatel, Cakung. Pesawat naas tersebut jatuh di Rawa Gatel akibat kerusakan mesin dalam penerbangan menuju semarang.





Para pejuang kita Mengetahui ada pesawat musuh jatuh kemudian menyerbu pesawat dan menangkap hidup hidup puluhan tentara Inggris penumpang pesawat naas itu. Para pejuang kita kemudian menawan puluhan tentara Inggris itu kemudian membawanya ke Tangsi Polisi di daerah Bekasi (sekarang tempat itu jadi Mapolres Kota Bekasi)


Pihak Inggris resah kemudian meminta para pejuang kita untuk mengembalikan puluhan tentaranya yg ditawan. Bahkan Perdana Menteri Syahrir kala itu pun meminta hal yang sama  supaya para tawanan dikembalikan ke pihak Inggris.


Namun para pejuang kita tak menggubrisnya alih alih dikembalikan mereka malah membantainya, setidaknya sebanyak 26 tentara Inggris mati dibunuh para pejuang kita.


Inggris murka, kemudian mengerahkan seluruh bala tentaranya dibantu tentara sekutu lainnya menyerang Bekasi. Bekasi pun diserang oleh tentara penjajah dari berbagai arah.


BACA JUGA

Parah 6 Krisis Hantam China; Timbun Sembako



Tiap hari Bekasi dibombardir tentara penjajah, ribuan rumah penduduk dibakar habis mulai dari daerah alun alun, kranji, Teluk Buyung, Teluk Pucung, Bulak Kapal, bahkan sampai ke daerah lemah Abang dan Karawang. Bekasi benar benar ingin di bumi hanguskan penjajah. Seketika hampir seluruh wilayah Bekasi berubah menjadi lautan api yang sangat hebat. Puluhan ribu penduduk lari kocar kacir menyelamatkan diri dari amukan tentara penjajah, bahkan mereka mengungsi sampai ke daerah Karawang.


Tentara sekutu membumi hanguskan rumah rumah penduduk pada 13 Desember 1945.(ft:ist)


Melihat itu para pejuang kita tak ciut nyali, mereka tak tinggal diam, mereka melawan. Maka seluruh rakyat Bekasi dari berbagai elemen baik dari ulama, santri, jawara dan rakyat biasa bersatu padu dengan dipimpin oleh ulama kharismatik Kh. Noer Alie para pejuang kita dengan gagah berani melawan serangan  penjajah.


Maka pecahlah pertempuran yang maha dahsyat di Bekasi dan sekitarnya. Banyak jatuh korban dari kedua belah pihak. Pihak tentara penjajah benar benar kewalahan menghadapi militansi pejuang kita.



Sementara itu dari pihak pejuang kita meski banyak yang gugur namun hal itu tak menyurutkan semangat juang mereka tuk terus bertempur sampai titik darah penghabisan mengusir penjajah.

Mereka pantang menyerah terus bertempur dan bertempur bergerilya dalam naungan pasukan "Hidzbulloh" yang dikomandoi langsung Almaghfurlloh Kh. Noer Alie sang "Singa Bekasi" sampai para penjajah benar benar terusir dari bumi nusantara khususnya Bekasi kampung halaman mereka.


Tak banyak yang mengetahui sejarah itu. Sejarah Bekasi yang penuh heroik seakan akan terlupakan begitu saja.

•Dari berbagai sumber.(ist)



Translate news

Powered by Google TranslateTranslate
Powered by Google TranslateTranslate


Koalisi Berkoalisi; Golkar, Tetap Kukuh Sodorkan Airlangga



BERITA

Takut Wilayahnya Tenggelam, Warga Kayuringin Unjuk Rasa Tolak Proyek Crossing Tol Becakayu




BACA INI

Indonesia Police Watch

Sugeng Teguh Santoso 





⭕KILASBERITA


Kapal Nelayan RI Dihancurkan Australia

Rabu, November 10, 2021


Jakarta, Satgasnas.com - Otoritas perbatasan Australia menghancurkan dan menyita isi dari kapal-kapal nelayan Indonesia. Pasalnya, lantaran pejabat Negeri Kangguru menganggap bahwa pemancingan yang dilakukan kapal RI itu telah memasuki wilayahnya. Laksamana Muda Mark Hill, yang mengepalai Komando Perbatasan Maritim, mengatakan tiga kapal hancur dan 13 lainnya dikawal keluar dari perairan Australia. Ini terjadi dalam sebuah misi yang dilakukan selama tiga hari Dari ABC News, "Kami memiliki akhir pekan yang sibuk di mana kami menemukan 16 kapal yang menangkap ikan secara ilegal, dan meresponsnya bersama dengan otoritas perikanan Australia Barat," katanya seperti terkutip pada Senin (8/11/2021).


Kapolri Resmi membuka The 58th IAWP

Senin, November 8, 2021


Jakarta,satgasnas.com– Kepala kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka The 58th International Association of Women Police (IAWP) di Hotel Meruorah, Labuhan Bajo NTT, Minggu, (7/11/2021).


Acara dibuka resmi oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dihadiri juga oleh Ibu Asuh Polwan RI Ny. Juliati Sigit Prabowo beserta pejabat utama Mabes Polri, perwakilan aparat penegak hukum dari negara sahabat, Polwan dari mancanegara, dan Polwan RI dari sabang sampai Merauke.





Indonesia Police Watch;

Copot Atasan Oknum Pemeras Terapis Pijat







Perlu tindakan tegas. Jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana, perintah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo...



InLifestyle

Tempat wisata di Maluku Utara yang Wajib di Kunjungi

Informasi Warga Bekasi & Sekitarnya

  Satgasnas.com

      About Us        Redaksi        Disclaimer                                  Info Iklan    
  Media Siber     

Media independent

Tidak ada komentar:

Posting Komentar