Jumat, Mei 06, 2022

4,7 Juta Korban Covid-19 India

'Data Klaim WHO Dipertanyakan Secara Ilmiah' Oleh Pemerintah India


Image:India.com


New Delhi- Pemerintah India sangat menentang klaim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas 4,7 juta kematian akibat virus corona (COVID-19), yang menyebut perkiraan kematian itu 'tidak nyata'. 


Pusat tersebut mengatakan bahwa badan kesehatan telah merilis perkiraan kematian yang berlebihan tanpa mengatasi kekhawatiran negara secara memadai. 


Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga (MoHFW) mengatakan, "India secara konsisten mempertanyakan pengakuan WHO sendiri bahwa data sehubungan dengan tujuh belas negara bagian India diperoleh dari beberapa situs web dan laporan media dan digunakan dalam model matematika mereka." 


“Ini mencerminkan metodologi pengumpulan data yang secara statistik tidak sehat dan dipertanyakan secara ilmiah untuk membuat proyeksi kematian berlebih dalam kasus India. Terlepas dari keberatan India terhadap proses, metodologi, dan hasil dari latihan pemodelan ini, WHO telah merilis perkiraan kematian berlebih tanpa mengatasi kekhawatiran India secara memadai," tambah kementerian itu.


Apa Yang Dikatakan Siapa?

WHO mengatakan bahwa jumlah kematian penuh yang terkait langsung atau tidak langsung dengan pandemi COVID-19 antara 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2021 adalah sekitar 14,9 juta (kisaran 13,3 juta hingga 16,6 juta).


Data yang dirilis WHO 10 kali lipat dari angka resmi dan hampir sepertiga kematian akibat Covid secara global. Untuk yang belum berpengalaman, India telah mencatat sekitar 520.000 kematian akibat Covid pada periode yang sama.


“Data yang serius ini tidak hanya menunjukkan dampak pandemi tetapi juga kebutuhan semua negara untuk berinvestasi dalam sistem kesehatan yang lebih tangguh yang dapat mempertahankan layanan kesehatan penting selama krisis, termasuk sistem informasi kesehatan yang lebih kuat,” kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.


"WHO berkomitmen untuk bekerja dengan semua negara untuk memperkuat sistem informasi kesehatan mereka guna menghasilkan data yang lebih baik untuk keputusan yang lebih baik dan hasil yang lebih baik."


Kelebihan kematian dihitung sebagai perbedaan antara jumlah kematian yang telah terjadi dan jumlah yang diharapkan tanpa adanya pandemi berdasarkan data dari tahun-tahun sebelumnya.


Apa yang Diklaim Pemerintah India?

Awal tahun ini, pemerintah, mengutip data WHO telah mengklaim bahwa India memiliki salah satu dari 374 kematian COVID-19 'terendah'   per juta penduduk, dibandingkan dengan negara-negara yang terkena dampak serupa seperti AS, Brasil, Rusia, dan Meksiko, diseperti dilansir India.com, pada (5 Mei 2022), 8:39 PM.


Dalam jawaban tertulis, Menteri Negara Kesehatan, Bharati Pravin Pawar mengatakan kepada Rajya Sabha bahwa kadang-kadang, laporan tertentu berspekulasi kematian berlebih, yaitu lebih tinggi dari jumlah resmi kematian COVID-19 yang dilaporkan oleh India. 


"Laporan ini sebagian besar terkait dengan metodologi yang tidak valid, atau sumber data yang digunakan untuk memperoleh 'perkiraan' tidak dapat diandalkan. Dalam sebagian besar studi ini, hasil telah diperoleh dengan menggunakan teknik pemodelan matematika dari sampel terbatas dari sub-kelompok kecil sub-populasi yang diekstrapolasi ke seluruh negeri, "katanya lagi.*

Sumber:India.com



_____________________

•   -         •Editor:  Dosi Bre'



BERITA PILIHAN

Plt Wali Kota Pantau Pos Pengamanan

Bersama Danrem dan Forkopimda

Perang Rusia Vs Ukraina

Barat Curi  Rp.4.356 Triliun Dari Moskow

Ketua DPRD Kota Bekasi Saifuddaulah;

IWO Mengawal Pembangunan dan Berfungsi Sebagai Pilar ke Empat Demokrasi

.

SVP Innovation Fair 2022

Hadir Tri Adhianto; Optimis Pada Generasi Penerus Bangsa

.


Selamat

Hari Lembaga Sosial Desa

( 5 Mei 2022 )


Membangun Untuk Indonesia  ...
INFOLAIN  

IPW Meminta Polri Untuk Menjalankan Tupoksinya Terkait Unjuk Rasa BEM-SI pada 11 April 2022

.

Tri Adhianto Tarawih Keliling

Sekaligus Melihat Proses Vaksinasi Booster

Susunan Lengkap Perangkat AKD DPRD Kota Bekasi

LKM NIK Tetap Berjalan

RS Swasta Akan Dilibatkan Bila Ada Hal Urgen

.

Penyerahan SK dan Pengukuhan WN 88

Sektor Medan Satria, Sub Unit 01 Bekasi Raya

.

HUT Ke 20 Tahun GMBI;

Asep Sukarya; Akan Terus Fokuskan Kegiatan GMBI Peduli

.

BERAGAM BARANG BUKTI

Dimusnakan oleh Kejari Kota Bekasi

.


Sosialisasi Perda 07 tahun 2021

IHT; Cita Cita Kita Bagaimana Bisa Kita Canangkan Sebagai Kota Koperasi

.

Kejaksaan agung 

Dukung Program Kerja IKN

TERKAIT PROGRAM KERJA

Nyimas; Harusnya Tri Adhianto Hanya Menjalankan Program program Kerja yang Sudah Dirancang Sejak Awal 'Pen-Tri

Siswinya Lolos Calon Peserta IGeO 2022

Kepala SMAN 1 Bekasi, Ekowati Meminta Doa dari Masyarakat

KOIN Adakan Uji Kompetensi

Pemasangan CCTV Pertama di Indonesia

.

Ada Dua Kepemilikan Lahan

Usman; Kami Akan Pertahankan Apa yang Menjadi Hak Kami

Milad ke-1 KBRT

Ibnu Hajar Tanjung; Semoga Makin Kompak dan Bersatu dalam Menjalankan Organisasi Serta Bermanfaat 

.

Ketua DPRD Kota Bekasi

Chairoman Menaati dan Mematuhi Keputusan Partai

Kejagung

Tetapkan Tersangka Baru Kasus Garuda

.

Sofyan Djalil; Oknumnya Ada di BPN, Aparat Hukum Ada, Pengadilan Ada, Pengacara Ada, PPAT Ada

.

Korupsi Pengadaan Pesawat Udara

2 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

.

Jual Beli Tanah Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan

Ahh Yang Bener! Apa Hubungannya?


Jaksa Masuk Sekolah

Beri Pemahaman Tentang Hukum di SMA Negeri 1 Kota Bekasi

Arif Rahman Hakim Marah Besar

Wasit Curang, Kita Akan Membuat Pengaduan ke PSSI

.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Memenuhi Janjinya Sambangi Sinta Penderita Tumor Kaki


Tri Adhianto Mendoakan Agar Kopi Nako Berkembang

Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi

Plt Wali Kota Bekasi Apresiasi Peserta Didik


  •  
  • BERITA LALU

    Ada Pengembalian Uang

    KPK Mengembangan Pemeriksaan Kasus Korupsi di Lingkup Pemkot Bekasi

    Dinas Pendidikan 

    Menjawab Soal Listrik Sekolah yang Disegel PLN

    Mantan Pembina GMBI

    Anton Charliyan Kecam Keras Ulah Anggota GMBI Yang Tunggangi Patung Maung Lodaya

    .

    Akhir Pekan Tri Adhianto

    Dari Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Rawalumbu Hingga Meninjau Vaksinasi

    IKS PI Kera Sakti Milad 42 Tahun

    Bersatu Berjuang Menuju Kejayaan

    Rapat Sinergitas 3 Pilar di Lingkungan Kecamatan Bekasi Timur

    Tokoh Remaja dan Pemuda Dilibatkan dalam Rapat Dong

    Memperingati HPN

    Berharap IWO Kota Bekasi Bisa Bersinergi Dengan Partai Nasdem Kota Bekasi


  •  
  • BERITA LALU

    Ada Pengembalian Uang

    KPK Mengembangan Pemeriksaan Kasus Korupsi di Lingkup Pemkot Bekasi

    Dinas Pendidikan 

    Menjawab Soal Listrik Sekolah yang Disegel PLN

    Mantan Pembina GMBI

    Anton Charliyan Kecam Keras Ulah Anggota GMBI Yang Tunggangi Patung Maung Lodaya

    .

    Akhir Pekan Tri Adhianto

    Dari Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Rawalumbu Hingga Meninjau Vaksinasi

    IKS PI Kera Sakti Milad 42 Tahun

    Bersatu Berjuang Menuju Kejayaan

    Rapat Sinergitas 3 Pilar di Lingkungan Kecamatan Bekasi Timur

    Tokoh Remaja dan Pemuda Dilibatkan dalam Rapat Dong


    Marhaban Janji Benahi ICMI Kota Bekasi

    Usai Dilantik Sebagai Tim Ekonomi dan Inovasi ICMI Pusat


    .



    Akhir Pekan Tri Adhianto

    Dari Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Rawalumbu Hingga Meninjau Vaksinasi




    Follow:

    Facebook  Twitter  Instagram  Youtube     

      satgasnasNews
      Satgasnas.com

    KODE ETIK: Sesuai UU Pokok Pers  ◾ Wartawan satgasnasNews dibekali ID Pers dan SK.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar