STOP KEBIASAAN MEMBUANG SAMPAH TIDAK PADA TEMPATNYA
Kebiasaan membuang sampah sembarangan atau tidak pada tempatnya masih sering kita jumpai di mana-mana, baik di jalan, sungai, taman, bahkan di lingkungan rumah sendiri. Padahal, tindakan kecil ini dapat menimbulkan dampak besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat..
@satgasnasNews™📎JAKARTA
Bila kita ke negara tetangga, Singapura misalnya, tindakan sembrono itu dapat dikenakan hukuman atau denda yang tidak sedikit. Hal ini berlaku karena negara kecil itu sudah sangat mengerti akibat buruk yang bisa timbul sehingga masyarakat di sana sangat disiplin dalam membuang sampah di tempat-tempat yang telah disediakan. Oleh karena itu, sudah saatnya lah kita pun sadar diri bahwa sampah harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama. Sampah yang dibuang tidak pada tempatnya bisa mengakibatkan sebaran dan tumpukan sampah dimana-mana. Hal ini dapat berakibat buruk bagi masyarakat sendiri. Petaka yang bisa timbul antara lain penyumbatan saluran air yang bisa menyebabkan banjir saat hujan datang. Kemudian, tumpukan sampah bisa menjadi sarang nyamuk, tikus, dan lalat yang dapat menularkan berbagai penyakit seperti demam berdarah dan diare. Di sisi lain, tumpukan sampah juga memberi kesan kotor dan tak elok dipandang. Lalu aroma tak sedapnya bisa mengganggu pernafasan sementara unsur anorganik seperti plastik dan kaca yang terbawa ke aliran sungaihingga laut berpotensi membahayakan kehidupan biota air dan mencemari ekosistem. Untuk mengatasi masalah tersebut di atas, diperlukan kesadaran diri setiap individu anggota masyarakat dan dukungan dari lingkungan sekitar. Untuk itu lah antara lain Forum Ketahanan pangan Kecamatan Cibatu (FKPKC) hadir dan akan terus berdharma bakti untuk kebaikan masyarakat.
Salah satunya, di bidang persampahan, FKPKC memulainya dengan mencanangkan program yang disebut “Stop Kebiasaan Membuang Sampah Sembarangan” dimana melalui program ini FKPKC mengajak seluruh lapisan masyarakat, sekolah, perguruan tinggi, pesantren, majelis Taklim dan pihak pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama melakukan langkah-langkah nyata agar tidak lagi membuang sampah secara sembarangan.
Hal ini bisa dimulai dari hal paling sedrhana dan mudah dilakukan, yaitu dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Sementara itu, pemerintah dan kelembagaan yang ada berperan aktif dalam mamayungi secara hukum demi berjalan dan berhasil gunanya salah satu program penanganan sampah tersebut melalui kebijakan dan atau produk legislasi daerah sebagaimana mestinya.
Selain itu, diharapkan Pemerintah dapat menyediakan fasilitas yang diperlukan, seperti alat angkut dan tempat sampah yang memadai serta turut mengedukasi warga masyarakat tentang bagaimana mengelola sampah dengan baik tapi mudah dilakukan.
Gerakan “Stop Kebiasaan Membuang Sampah Sembarangan” bukan sekadar slogan, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. Namun hal ini tentu butuh dukungan dari semua pihak atau elemen masyarakat.
Jika setiap orang disiplin dalam menjaga lingkungan di sekitarnya, maka kota dan desa kita akan menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni. Mari persiapkan bumi ini sebagai warisan bagi anak cucu kita kelak.[*]
🛡️Redaksi: Dosi Bre' 🌐Post Youtube
Suara Eksis Komunitas Akar Rumput
PRAPTO PEMPEK :
Dari Pinggir Sungai Batanghari Jambi Menjadi Pelawak Nasional...
Kisah otobiografi Suprapto Suryani Pempek, alias Prapto Pempek atau dipanggil akrabnya PakDe...
PABLO RUIZ PICASSO:
Rekam Jejak Hidup Sang Maestro Pelukis Legenda...
Dia berasal dari keluarga yang hidupnya penuh dengan kreativitas dan terkenal dalam aliran kubisme...
VIDEO
Lawas












Tidak ada komentar:
Posting Komentar