.

 

Kamis, November 18, 2021

Asisten rumah tangga dan tiga notaris mengubah nama kepemilikan

Artis Nirina Zubir  Korban Mafia Tanah

.

Nirina Zubir saat membeberkan kasusnya.(ist/Rep)



Jakarta,satgasnas.com- Disebutkan, peralihan hak tanah  diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah. Dalam pasal 37 ada tentang Pemindahan Hak atas tanah dan suatu rumah.


Peralihan hak atas tanah dan hak milik atas satuan rumah susun harus melalui jual beli, tukar menukar, hibah, pemasukan dalam perusahaan, dan perbuatan hukum pemindahan hak lainnya.


Kecuali pemindahan hak melalui lelang, hanya dapat didaftarkan, jika dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh PPAT yang berwenang menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Nah, kali ini artis Nirina Zubir yang ketiban na'as. Ia mengaku keluarganya menjadi korban mafia tanah. 


Disebutkan dalam Kasus tersebut melibatkan asisten rumah tangganya dan tiga notaris untuk mengubah nama kepemilikan nama atas properti milik almarhumah Ibu dari Nirina, seperti diungkap Nirina.


Merujuk ke kasus tersebut, apakah bisa membaliknamakan sertifikat tanah tanpa sepengetahuan pemiliknya?


Menanggapi hal tersebut, Jubir Kementerian ATR/BPN, Teuku Taufiqulhadi, mengatakan bahwa 'semua prosedur dan syarat untuk peralihan hak tanah itu harus dipenuhi oleh seluruh pihak, bahkan pemilik aslinya'.


"Nah kalau itu -kasus Nirina- kalau terbukti dilakukan oleh mafia, memang mafia hadir seperti seakan-akan sebagai pemiliknya (tanah), padahal itu palsu," katanya,  (17/11/2021).


Teuku Taufiqulhadi pun mengimbau kepada Nirina Zubir untuk mengusut tuntas ke kepolisian jika itu memang dilakukan oleh mafia. 


"Jadi nanti polisi berikan bukti ke BPN bahwa itu sudah diusut dan dibuktikan bahwa itu kerja mafia. Nirina juga harus membawa bukti-bukti balik," ujarnya menjelaskan.


Jika bukti-bukti dari kepolisian dan Nirina kuat bahwa itu sertifikat palsu dan dilakukan oleh mafia, tidak menutup kemungkinan BPN akan menolak penggantian nama sertifikat tersebut.


"Jadi, sertifikat palsu itu akan dibatalkan," tegas Teuku Taufiqulhadi.


⭕Box


Kita Kejar sampai Ujung Langit


Merujuk jejak berita beberapa waktu yang lalu. Disebutkan untuk memberantas mafia tanah, Sofyan Djalil  membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah.


Dalam hal itu, Staf Khusus dan Jubir Kementerian ATR/BPN Teuku Taufiqulhadi mengatakan, selama kepemimpinan Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, ada kemajuan positif dalam penanganan masalah pertanahan.


Saya sampaikan, ada kemajuan sangat besar di Kementerian ATR/BPN selama kepemimpinan Pak Sofyan Djalil. Paling utama dan sangat penting, (pernyataan) Sofyan Djalil mengejar para mafia tanah sampai ke ujung langit," ujar Taufiq seperti dilansir  Kompas.com, Kamis (21/10/2021).


Sofian Djalil saat konferensi pers, (18/10/21).(ft:ist)



"Ia (Sofyan) bersumpah, negara tidak boleh kalah dengan para mafia tanah. Dulu, semua pihak menikmati kondisi yang tanpa Satgas Anti Mafia Tanah. Akibatnya, para mafia merajalela. Tapi, meski merajalela, semua menganggap aman tanpa mafia," sambung dia. 


BACA

Sofyan Djalil Vs Mafia Tanah


Nah, kejar mafia tanahnya untuk  kasus Nirina Zubir.



_____________________

Rep: Dosi Bre'    •Editor:  Red


Follow:

Facebook  Twitter  Instagram  Youtube     


Kuliner Puyuh Cahaya S2B: Info dan pesan klik gambar



Translate news

Powered by Google TranslateTranslate
Powered by Google TranslateTranslate

⭕KILASBERITA


Dua Mahkota Istri Napoleon Bonaparte Bakal Dilelang

Rabut, November 17, 2021


Jakarta,Satgasnas.com - Dua makhota yang diyakini milik Joséphine Bonaparte, istri pertama Napoleon Bonaparte, akan dilelang setelah satu setengah abad berada di tangan pihak swasta.

Hasil lelang keduanya diharapkan bisa mengumpulkan dana hingga US$682 ribu atau sekitar dengan Rp9,8 miliar.


Kedua makhota tersebut akan dilelang di rumah lelang Sotheby, London, Desember mendatang.


Bahaya Limbah B3 di Sekitar Rumah Anda    Gunakan Masker Agar Aman'...






Dirut Pelindo Arif Suhartono;

Minta Media dan Publik Awasi Kinerja Perusahaan 



Pencemaran Kali Bancong; Kita Akan Sidak Pabrik  Disekitaran Kali Bancong! 




Rahmat Effendi melantik Solihat; Suara 'Sumbang Terdengar



4 Pegawai BPN dan 1 Kepala Desa di Lebak Terjaring OTT



Total Investasi di Jateng  Capai Rp.38,19 Triliun 

    Laporkan Polantas nakal ke Polda Metro Jaya di hotline:0812-9891-1911...





Informasi Warga Bekasi & Sekitarnya


Direktur PDAM Tirta Patriot Tetap Sama, Nicodemus Godjang Tanya Prestasi Kerjanya 



Takut Wilayahnya Tenggelam, Warga Kayuringin Unjuk Rasa Tolak Proyek Crossing Tol Becakayu









Perlu tindakan tegas. Jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana, perintah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo...


Indonesia Police Watch

Sugeng Teguh Santoso 






Informasi Warga Bekasi & Sekitarnya

  Satgasnas.com

      About Us        Redaksi        Disclaimer                                  Info Iklan    
  Media Siber     

Media independent


Tidak ada komentar:

Posting Komentar