Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pedagang, Pemkot Bekasi Kembali Gelar Gebrak Pasar Bulan Ke-2
Pemerintah Kota Bekasi kembali menggelar Gerakan Belanja Rame-Rame ke Pasar Rakyat (Gebrak Pasar) sebagai upaya mendorong aktivitas ekonomi sekaligus mendukung para pedagang pasar tradisional. Kegiatan yang berlangsung di Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (6/11/2026), diikuti langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama sekitar 1.500 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi.
@satgasnasNews |KOTA BEKASIKegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan sambutan Wali Kota Bekasi, kemudian seluruh peserta bergerak berbelanja di berbagai kios dan lapak pedagang. Kehadiran ribuan ASN tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas jual beli serta memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi para pelaku usaha di Pasar Baru.
Tri Adhianto mengatakan, Gebrak Pasar merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pedagang pasar rakyat. Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran penting dalam menopang ekonomi daerah karena menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.
“Melalui Gebrak Pasar, kita ingin mengajak seluruh ASN untuk ikut menghidupkan pasar rakyat. Kehadiran kita bukan sekadar berbelanja bersama, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata agar roda perekonomian para pedagang terus bergerak,” ujar Tri.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut kini memasuki pelaksanaan bulan kedua dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat berkelanjutan. Pemerintah Kota Bekasi ingin memastikan pasar rakyat tetap menjadi ruang ekonomi yang aktif, nyaman, dan mampu bersaing.
“Kami meyakini gerakan ini dapat memberikan dampak ekonomi yang baik bagi Kota Bekasi. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang datang dan berbelanja di pasar tradisional, sehingga pendapatan pedagang ikut meningkat dan pasar semakin ramai,” tambahnya.
Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan para pedagang. Hendi, salah seorang pedagang di Pasar Baru, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap kondisi pasar dan para pelaku usaha.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota. Sekarang pasar terasa lebih tertata dan pengunjung juga berangsur-angsur semakin ramai. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berjalan supaya pedagang semakin terbantu,” ungkap Hendi.
Tri juga menyampaikan bahwa Gebrak Pasar akan dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah pasar rakyat yang tersebar di wilayah Kota Bekasi. Dengan demikian, manfaat gerakan ini diharapkan tidak hanya dirasakan pedagang di Pasar Baru, tetapi juga pelaku usaha di pasar-pasar lainnya.
Melalui Gebrak Pasar, Pemkot Bekasi berharap tumbuh semangat bersama untuk mencintai dan menghidupkan pasar rakyat. Tidak hanya menjadi kegiatan belanja bersama, gerakan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah, ASN, pedagang, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi lokal Kota Bekasi.(*)
@satgasnasNews |KOTA BEKASI
Kegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan sambutan Wali Kota Bekasi, kemudian seluruh peserta bergerak berbelanja di berbagai kios dan lapak pedagang. Kehadiran ribuan ASN tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas jual beli serta memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi para pelaku usaha di Pasar Baru.
Tri Adhianto mengatakan, Gebrak Pasar merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pedagang pasar rakyat. Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran penting dalam menopang ekonomi daerah karena menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.
“Melalui Gebrak Pasar, kita ingin mengajak seluruh ASN untuk ikut menghidupkan pasar rakyat. Kehadiran kita bukan sekadar berbelanja bersama, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata agar roda perekonomian para pedagang terus bergerak,” ujar Tri.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut kini memasuki pelaksanaan bulan kedua dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat berkelanjutan. Pemerintah Kota Bekasi ingin memastikan pasar rakyat tetap menjadi ruang ekonomi yang aktif, nyaman, dan mampu bersaing.
“Kami meyakini gerakan ini dapat memberikan dampak ekonomi yang baik bagi Kota Bekasi. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang datang dan berbelanja di pasar tradisional, sehingga pendapatan pedagang ikut meningkat dan pasar semakin ramai,” tambahnya.
Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan para pedagang. Hendi, salah seorang pedagang di Pasar Baru, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap kondisi pasar dan para pelaku usaha.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota. Sekarang pasar terasa lebih tertata dan pengunjung juga berangsur-angsur semakin ramai. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berjalan supaya pedagang semakin terbantu,” ungkap Hendi.
Tri juga menyampaikan bahwa Gebrak Pasar akan dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah pasar rakyat yang tersebar di wilayah Kota Bekasi. Dengan demikian, manfaat gerakan ini diharapkan tidak hanya dirasakan pedagang di Pasar Baru, tetapi juga pelaku usaha di pasar-pasar lainnya.
Melalui Gebrak Pasar, Pemkot Bekasi berharap tumbuh semangat bersama untuk mencintai dan menghidupkan pasar rakyat. Tidak hanya menjadi kegiatan belanja bersama, gerakan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah, ASN, pedagang, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi lokal Kota Bekasi.(*)
QUOTES POPULER
1. Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim).
2. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr.
3. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
4. "Bahwa kekayaan besar sering kali berdampingan dengan ketidaksetaraan, dan orang kaya selayaknya berkontribusi lebih pada pengeluaran publik." - Adam Smith.
5. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan."
6. "Bahwa kepentingan yang mendesak akan memotivasi seseorang meski peluang tidak berpihak." - Elon Musk.

















