22.2.26
19.2.26
Wali Kota Bekasi Datangi Nenek Atnah Korban Pencurian Modal Dagang Nasi Uduk
Nenek Atnah (65), pedagang nasi uduk yang menjadi korban pencurian uang sebesar Rp.700 ribu, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, di kawasan Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi.
@satgasnasNews™📎BEKASI
Walikota Tri Adhianto, setelah mendapatkan informasi bergegas cepat mengunjungi kediaman Nenek Atnah (65). Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kota Bekasi terhadap warga yang tengah mengalami musibah. Saat itu, Nenek Atnah tengah melayani seorang pria tak dikenal yang berpura-pura memesan empat bungkus nasi uduk. Tanpa rasa curiga, ia membungkus pesanan seorang diri. Namun di tengah kesibukannya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dan mengambil uang sebesar Rp.700 ribu yang disimpan di dalam kaleng biskuit di dekat lapaknya. Diceritakan, “Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada,” tutur Atnah Uang tersebut merupakan hasil dagangan sekaligus modal untuk membeli bahan baku keesokan harinya. Akibat kejadian itu, Atnah terpaksa berhenti berjualan karena tidak memiliki modal. “Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal,” ungkapnya. Sehari-hari, Atnah mengandalkan penghasilan dari menjual nasi uduk dan lontong sayur. Ia memasak sejak pukul 01.00 WIB dini hari seorang diri di rumahnya di RT 04 RW 03 Kelurahan Jatiwarna. Sekitar pukul 05.00 WIB, ia berjalan kaki kurang lebih 350 meter menuju lokasi berjualan sambil menenteng dagangannya. Dalam kunjungannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan keprihatinan mendalam serta memberikan bantuan agar Nenek Atnah dapat kembali berjualan serta memberikan bantuan uang tunai dan sembako agar bisa kembali berdagang lagi tiap harinya. “Kami hadir untuk memastikan Ibu Atnah tidak sendiri. Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya meningkatkan pengawasan di wilayah serta mendorong kepedulian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya. Sementara itu, Nenek Atnah mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa pasca kejadian tersebut, banyak warga sekitar yang menunjukkan kepedulian dan memberikan bantuan. “Alhamdulillah setelah kejadian ini banyak yang peduli, sudah dapat bantuan juga. Terima kasih banyak,” ucapnya.[]
•red
🛡️Redaksi: Dosi Bre' 🌐Post Youtube

SatgasnasNews ©
Layani 47 Titik Henti : Trans BeKen Resmi Beroperasi di Rute Terminal Bekasi–Harap…
Polda Metro Jaya Gelar HPN 2026 di Balai Wartawan
Dampak Limbah Kegiatan SPPG Bikin Resah Warga, DLH Kota Bekasi Bergerak
Saat Tri Adhianto Menertibkan PKL dan Reklame Ilegal Diacungkan Golok Pedagang
KORCAM DAN KORDES : Pilar Strategis Perjuangan Pemekaran Daerah
Sengketa Tanah Wakaf YBHM
Uus Sumirat Dukung Pers Sehat Berdaulat Sebagai Pilar Kempat Demokrasi
Tampil Memukau Marawis Al Istiqomah RW 001 Harapan Jaya Raih Juara 1
PD IWO Kota Bekasi Telah Dilantik
APEL AKHIR TAHUN 2025 Junaedi : Tekankan Kesiapsiagaan Infrastruktur…
Presiden Prabowo Ulang Tahun ke-74
Presiden Prabowo Ulang Tahun ke-74
Wali Kota Bekasi Hadiri Puncak Karya Pujawati Dudonan ke-61 di Pura Tirta Buana
PROFIL
Prapto Pempek :
Dari Pinggir Sungai...
Kisah otobiografi Suprapto Suryani Pempek, alias Prapto Pempek atau PakDe...Adam Malik Seorang Politikus yang Mantan...
Salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 6...LAWAS
Bupati Bogor Rudy Susmanto : Asap Antam Tidak Berbahaya…

Bupati Bogor Rudy Susmanto : Asap Antam Tidak Berbahaya…
Langganan:
Komentar (Atom)






















