Wali Kota Bekasi Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Jatimakmur, Pastikan Kelayakan dan…

Mengapa Driver Ojol Cocok Menjadi Ketua RT Atau RW! Apa Saja Kelebihannya

Pencarian Hari ke-4 untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Kombes Pol Adhe Hariadi Resmi Jadi Kapolres Metro Jakarta Utara

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu…

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola…

PENGHAPUSAN BBNKB II: Gratis Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Ini Dia Daftar 3 Kapolres Polda Metro Jaya Diganti serta Kapolres di Polda Jabar

Semarak PNBK Jilid III Berbuah Kepedulian, Setengah Miliar Terkumpul untuk NTT

Waketum PM GATRA: Pemekaran Kabupaten Garut Solusi untuk Tingkatkan…

17/09/2026

Penilaian Klarifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 Dimulai di Bekasi Timur

@satgasnasNews |KOTA BEKASI
Tahapan penilaian klarifikasi lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026 mulai dilaksanakan pada Selasa, (15/9/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap berbagai program, inovasi, serta capaian yang sebelumnya telah disampaikan dalam tahapan pemaparan.

Anugerah Gapura Sri Baduga merupakan ajang evaluasi kinerja kelurahan yang mencakup berbagai aspek pembangunan dan pelayanan masyarakat, di antaranya pemerintahan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan, kemasyarakatan, serta inovasi. Pada tahap klarifikasi lapangan, tim penilai melakukan pengecekan secara langsung untuk melihat kesesuaian antara data dan program yang dipaparkan dengan kondisi faktual di wilayah.

Tahapan klarifikasi lapangan ini akan berlangsung selama enam hari dengan mengunjungi 12 kelurahan yang masing-masing mewakili 12 kecamatan di Kota Bekasi.

Pada hari pertama, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi, tim penilai dari Dinas Tata Pemerintahan (Tapem), perangkat daerah terkait, serta tim penilai TP PKK Pusat melakukan kunjungan pertama di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Di wilayah Bekasi Jaya, tim penilai meninjau sejumlah inovasi dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan di lingkungan kelurahan. Salah satunya pemanfaatan lahan kosong menjadi area produktif dengan penanaman tanaman obat keluarga dan budidaya hidroponik.

Tim juga meninjau koperasi yang menjadi salah satu wadah pemasaran produk masyarakat. Berbagai produk hasil kerajinan dan usaha warga ditampilkan, mulai dari jajanan dan makanan ringan hingga berbagai produk kerajinan.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke RW 09 untuk melihat kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT), khususnya budidaya tanaman obat-obatan dan sayuran yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Berbagai hasil kreativitas masyarakat turut diperlihatkan, seperti tempat tisu dan vas bunga dari kemasan minuman bekas, serta bunga tulip yang dibuat menggunakan dakron dan kain perca. Pemanfaatan bahan daur ulang tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas masyarakat yang sekaligus dapat membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

Produk kerajinan tersebut nantinya juga akan didorong untuk mendapatkan pembinaan dan pengembangan lebih lanjut, termasuk melalui Dekranasda, sehingga memiliki peluang untuk dipasarkan secara lebih luas.

Tim juga meninjau Rumah Dilan yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar, bermain, dan meningkatkan keterampilan dalam rangka mendukung kesejahteraan ekonomi keluarga. Kunjungan dilanjutkan dengan melihat fasilitas pendidikan anak usia dini dan aktivitas pembelajaran di taman kanak-kanak.

Potensi ekonomi masyarakat lainnya turut ditinjau, salah satunya usaha penjualan bibit ikan lele yang dikembangkan warga. Rangkaian kunjungan di Bekasi Jaya kemudian ditutup dengan peninjauan rumah sehat.

Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto mengatakan, kegiatan klarifikasi lapangan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana program yang telah dipaparkan benar-benar dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. "Yang kita lihat hari ini bukan hanya bagaimana program itu dipaparkan, tetapi bagaimana pelaksanaannya di lapangan dan sejauh mana masyarakat ikut terlibat. Banyak potensi yang kita temukan, mulai dari pemanfaatan lahan kosong, kegiatan KWT, pengolahan pangan, sampai kerajinan dari bahan daur ulang yang memiliki nilai ekonomi," ujar Wiwiek.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu hal penting dalam keberlanjutan berbagai program pemberdayaan di tingkat kelurahan.

"Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya karena adanya penilaian. Program yang sudah berjalan dapat terus dikembangkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat," tambahnya.

Selanjutnya, tim penilai melakukan kunjungan ke Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu. Di RW 09, tim melihat berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, salah satunya kerajinan rajut yang dikembangkan menjadi beragam produk, termasuk kerajinan berbentuk bunga.

Tim juga meninjau UMKM masyarakat yang memproduksi bakmi Jawa dengan memanfaatkan bahan dasar singkong sebagai salah satu bentuk inovasi pengolahan pangan lokal.

Kunjungan di wilayah tersebut turut mencakup Rumah Dilan, tanaman obat keluarga, serta kegiatan dan hasil produksi KWT yang dikembangkan masyarakat setempat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke RW 021 dengan meninjau KWT dan Posyandu. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kreativitas warga dalam memanfaatkan ruang di sekitar persimpangan jalan untuk dijadikan area budidaya tanaman.

Berbagai tanaman dibudidayakan di lokasi tersebut, mulai dari tomat, ubi Cilembu, cabai, labu, ubi jalar, alpukat, hingga tanaman buah seperti durian, mangga, dan jeruk. Area tersebut secara berkala dimonitor dan saat ini tercatat terdapat sekitar 43 jenis tanaman sayuran dan tanaman pangan yang dibudidayakan.

Selain melihat proses budidaya, tim juga berkesempatan melihat berbagai hasil olahan pangan yang dibuat masyarakat setempat, di antaranya cincau, rujak kangkung, puding labu kuning, hingga kue lumpur.

Melalui tahapan klarifikasi lapangan ini, berbagai program yang telah dipaparkan masing-masing kelurahan dapat dilihat secara langsung oleh tim penilai, sekaligus menggali potensi, inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta manfaat yang telah dirasakan warga.

Wiwiek menambahkan, sinergi antara pemerintah, TP PKK, kader, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan berbagai inovasi yang tumbuh di setiap wilayah.

"Kita ingin setiap potensi yang ada di masyarakat bisa terus dikembangkan. Pemerintah dan TP PKK tentunya akan terus mendorong, mendampingi, dan menghubungkan potensi-potensi tersebut agar bisa memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan keluarga," pungkasnya.(*)
•Fieq/Dokpim

🛡️Redaksi: Dosi Bre'| www.satgasnas.com


DOB Garut Utara Siap Lepas Landas

Funday Morning Jadi Awal Hitung Mundur PORPROV XV Jabar 2026, Bekasi Siap…

Hotman Paris Sebut Tidak Ada Penahanan terhadap Febrie Adriansyah

Untuk Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman Serta Nyaman, Kapolri Serap…

Memaknai Hari Kemerdekaan RI dalam Perjuangan DOB Garut Utara

Sampaikan Amanat Kapolri : Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58

Ketua Dekranasda Kota Bekasi Hadiri Puncak HUT ke-46 Dekranas, Dorong UMKM…

Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Digantikan Rudi Margono Ditunjuk Sebagai Pl…

Jutaan Rakyat Iran Berduka Banjiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Brigjen TNI (Purn) H Kemal Hendrayadi Buka Suara Terkait Dinamika Daerah Otonomi…

Tri Katakan Disiplin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri Lakukan Upacara Sertijab Terhadap 2…

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Apresiasi Pemenang Jakarta Robotic Games 2026

Merancang Fondasi Pemerintahan DOB Garut Utara : Saatnya Melahirkan…

Kapolri Menghadiri Peresmian Sekretariat Bersama Perjuangan Koalisi Besar…

Meski Ada Investasi Baru, Industri Aluminium Masih Butuh 56% Impor

QUOTES POPULER
1.
Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim). 
2. “Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang akan terjadi pada kita. Jadi jika kita ingin mengubah hidup, kita perlu sedikit mengubah pikiran kita.” - Wayne
3. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr.
4. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
5. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan."

FOTO BERITA


  Foto Kita  





  Foto Berita  





    Wali Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT…

    PNM Peduli Cabang Bekasi Berikan Sarana Prasarana untuk Support Pelatihan…

    Di Hari Bhayangkara ke-80 Polri Menegaskan Komitmennya Mendukung…

    Kreativitas Kepala Daerah Menentukan Masa Depan DOB: Mengubah Kekayaan…

    Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan…

    Kecelakaan Truk Picu Kemacetan di Simpang Unisma Bekasi

    Sugeng Teguh Santoso IPW

    Dampingi Ketua MPR RI, Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Peran Strategis…

    Menggeser Narasi Perjuangan Dari Pemekaran Daerah Menjadi Kesejahteraan…

    Forum Grup Discusion di Puskesmas Seroja, Kelurahan Harapanjaya, Bekasi Utara…

    Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan dan Tindak Tegas Oknum…
    baru saja
    Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    2 menit lalu
    Detasemen K-9 Baharkam Polri Kawal CFD Margonda Depok Hingga Aman Terkendali
    6 menit lalu
    Butuh Langkah Terukur Agar DOB Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    8 menit lalu
    Kelurahan Perwira Gelar Sosialisasi Program Penataan lingkungan Bekasi Keren…
    10 menit lalu
    Optimalkan Penegakan Hukum Elektronik, Korlantas Polri Akan Gelar Operasi Patuh 2026
    12 menit lalu
    Wakil Ketua DPC Pondok Gede Nurul Fahmi F. Syah, S.Pd, MM Resmi Mempersunting Bidan…
    16 menit lalu
    Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung
    20 menit lalu
    UNPAD Gelar Ekspose Kajian CPDOB Garut Utara, Mendapatkan Nilai 400 dan…
    23 menit lalu
    Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mabes Polri Tegaskan Nilai Luhur Bangs…
    25 menit lalu