Garut Utara Siap Menyongsong Pemekaran : SDA Tersedia, SDM Lengkap, Fondasi…

Habiburokhman: Komitmen Komisi III DPR RI Terkait RUU tentang Perampasan Aset

Untuk Terus Jaga Kepercayaan, Divhumas Polri Gelar Diskusi Publik Perkuat…

Tri Katakan Disiplin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri Lakukan Upacara Sertijab Terhadap 2…

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Apresiasi Pemenang Jakarta Robotic Games 2026

01/08/2026

Jejak Sugeng Teguh Santoso Sang Pembela Keadilan





@satgasnasNews |JAKARTA
Sugeng Teguh Santoso. Dulu pejuang keadilan hingga jadi anggota DPRD Kota Bogor tetap berjuang untuk tegakkan keadilan.

Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H., lahir di Semarang, Jawa Tengah, 13 April 1966 ini,  menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Pademangan Timur 04 di Jakarta (1979), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 42 di Jakarta (1982), SMA Negeri 15 di Jakarta (1985) serta menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia di Depok (1991).

Lalu Ia juga pernah mengikuti Pemilihan Walikota Bogor 2018 sebagai Wakil Walikota Bogor berpasangan dengan calon dari PDIP yaitu Dadang Iskandar Danubrata yang dikenal sebagai salah satu manajer PT. Persib Bandung Bermartabat.

Pada bulan Juli 2018, ia bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai calon anggota legislatif untuk Pemilihan Legislatif 2019. Kemudian di tahun 2019, Sugeng menulis buku Tragedi Hukum di Atap Sorga bersama sastrawan Marlin Dinamikanto.

KELUARGA
Kala itu, Ayah Sugeng sedianya merupakan pegawai di sebuah perusahaan di Semarang, yang aktif sebagai aktivis buruh di perusahaan itu, sedangkan ibunya seorang Guru. Akan tetapi, dirinya sempat berpisah dengan ayahnya ketika usianya masih belum lima tahun. Sang Ayah “menghilang” dari Semarang ketika terjadi pergolakan politik tahun 1965. (Wikipedia).

Beberapa tahun setelah pergolakan politik mereda, Sugeng baru bertemu lagi ayahnya setelah ibunya memboyong keluarga hijrah ke Jakarta. Ayahnya yang dulu pegawai menengah di sebuah perusahaan didapati sudah menjadi tukang becak di kawasan di Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Di kawasan yang dikenal keras tersebut Sugeng menjalani masa kecilnya. Walaupun terbiasa tawuran ketika masih anak-anak, Sugeng sukses melalui pendidikan tingkat Sekolah Dasar di Jakarta, SMP di Jakarta, SMA di Jakarta, bahkan berhasil masuk Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan meraih gelar Sarjana Hukum.

Di Jakarta, ayahnya bekerja keras menjadi pengayuh becak, kemudian berangsur bangkit menjadi juragan becak dan memiliki bengkel sendiri. 

Sugeng kecil sering bermain di bengkel milik ayahnya itu. Tetapi, tak secuil pun pernah terlintas di benaknya menjadi juragan bengkel apalagi menjadi tukang becak. Yang pernah terlintas di benaknya ketika masih hendak masuk ke bangku pendidikan tingkat SMA adalah menjadi ahli komputer yang ketika itu masih merupakan hal baru di Indonesia. (Wikipedia)

Istimewa


TRAUMA PENGGUSURAN
Pengalaman pahit yang membuatnya mengubah cita-cita. Dia tak pernah lupa saat dirinya dan masyarakat Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada tahun 1985 menjadi korban penggusuran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setelah digusur, lahan bekas rumahnya lantas disulap jadi kawasan bisnis elite di tengah ibukota.

Kegetiran menyaksikan rumahnya tergusur membuat Sugeng yang kelak membuatnya berhasil dalam membulatkan tekad sebagai advokat ternama, tetapi pro rakyat, khususnya menjadi pembela warga yang tergusur. 

Karena itu, ketika lulus SMA Sugeng memutuskan memilih sekolah hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).

Sugeng tercatat sebagai salah seorang pengacara papan atas di Indonesia, dengan kantor pengacara atas namanya sendiri yakni, Sugeng Teguh Santoso dan Rekan. 

PENGALAMAN PROFESI ; 
1. Magang sebagai voluntair lawyer di LBH JAKARTA  1990 - 1991.
2. Dilantik sebagai Pengacara Praktek 1992 di Pengadilan Tinggi Jakarta.
3. Diangkat sebagai Advokat oleh Menteri Kehakiman RI tahun 1996.
4. Membuka kantor hukum Sugeng Teguh Santoso 1992 - saat ini. 

images: istimewa


PENGALAMAN ORGANISASI ADVOKAT ;
1. Pendiri Serikat Pengacara Indonesia 1997
2. Sekretaris Jenderal SPI 1997 - 2007
3. Deklarator PERADI 2004
4. Wakil Bendahara Peradi 2005 - 2010
5. Wakil ketua Umum Peradi 2010 - 2015
6. Sekretaris Dewan Kehormatan Pusat PERADI 2005 - 2015
7. Ketua/ anggota Majelis Kehormatan Pusat PERADI 2005 - 2015
8. Deklarator dan Pendiri PERADI Rumah Bersama Advokat 2015
9. Sekjen PEDADI RBA 2015 - 2020
10. Deklarator dan Pendiri PERSAUDARAAN PENASIHAT HUKUM INDONESIA  ( PERADI PERGERAKAN) 
11. KETUA UMUM PERADI PERGERAKAN 2020 - 2024
12. Anggota tim penyusun KEAI 23 APRIL 2002.     

images: istimewa

PENGALAMAN SEBAGAI AHLI KODE ETIK
1. Memberikan keterangan ahli kode etik advokat pada persidangan kasus pidana pasal 21 uu tipikor di PN Padang atas terdakwa Manatap Ambarita tahun 2010

2. Memberikan keterangan ahli kode etik advokat di PN Negeri Jakarta selatan dalam perkara perdata. Gugatan terhadap firman hukum ABNR tahun 2017.

LAINNYA
•Pendiri Dan Deputi Bidang Advokasi Dan Bantuan Hukum Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) (1997-1999).
•Pendiri Dan Sekretaris Jenderal Serikat Pengacara Indonesia (1997 sampai sekarang).
•Sekretaris Majelis PBHI Wilayah Jakarta, 2001-2004.
•Anggota Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) (1997-sekarang)
•Anggota Kelompok Kerja Hukum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI)
•Sekretaris Majelis PBHI Wilayah Jakarta, 2001-2004
•Tim Advokasi Tim Kampanye Mega-Hasyim (TKMH) mendampingi Megawati Soekarnoputri dan KH. Hasyim Muzadi di Mahkamah Konstitusi 2004.
•Wakil Bendahara Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).
•Ketua Bidang Analisis Kebijakan dan Advokasi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) (2004-2009)

Ig:@santososugengteguh /images: istimewa


KEGIATAN SOSIAL
Ternyata selain aktif sebagai seorang pengacara, ia hobby mengurus kebunnya. Sedangkan hal  lainnya yang dilakoni, Sugeng aktif di kegiatan sosial dengan mendirikan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bogor Raya (LBH KBR). 

Bersama LBH KBR,  Sugeng sering menangani sejumlah kasus yang berhubungan dengan pembelaan terhadap masyarakat kecil. 

Sedemikian rupa kepedulian Sugeng terhadap kepentingan orang miskin, hal ini membuktikan komitmennya yang kuat ingin menegakkan hukum tidak hanya runcing ke atas tetapi juga ke bawah. 

Komitmen itu pula yang membuatnya memperoleh julukan sebagai salah seorang pengacara pembela rakyat kecil.

Selain itu Sugeng juga aktif menulis berbagai artikel tentang hukum di berbagai sejumlah media massa dan mengasuh rubrik konsultasi hukum pada Majalah Kapital dan mengasuh kolom hukum di Harian Metropolitan Bogor serta sering menjadi narasumber sejumlah media cetak, media elektronik dan media online.•Wikipedia.

TENTANG IPW (Indonesia Police Watch)
Sugeng Teguh Santoso resmi dilantik sebagai ketua Indonesia Police Watch (IPW). Pelantikan diselenggarakan di Jalan Daksinapati Raya no 6 B Komplek UNJ Rawamangun Jakarta Timur, Rabu (18/8/2021).

images: istimewa



KOMISI I DPRD KOTA BOGOR
Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H., resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kota Bogor periode 2024–2029 pada 27 Agustus 2024, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor. Ia terpilih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup wilayah Bogor Tengah dan Bogor Timur.

Fokus Kerja di Komisi I DPRD Kota Bogor

Sebagai pimpinan Komisi I yang membidangi masalah hukum, pemerintahan, dan ketertiban masyarakat, Sugeng aktif dalam berbagai isu eksekutif lokal, di antaranya;

Perlindungan Aparat dan Hukum: Mendorong penegakan hukum pidana bagi kasus-kasus penipuan atau penyalahgunaan yang merugikan pegawai lapangan, seperti kasus dugaan penggadaian SK anggota Satpol PP.

Pengawasan Aset Daerah: 
Memeriksa dan mendalami indikasi penyalahgunaan aset pemerintah, termasuk penggunaan mobil dinas oleh pihak yang tidak berwenang.

Edukasi Ekonomi Warga: 
Menekankan pentingnya literasi koperasi serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.Mediasi Pengaduan Masyarakat: Membuka audiensi langsung di gedung dewan untuk menerima serta menindaklanjuti keluhan dan tuntutan kelompok warga.(*)
•Referensi: (red/Sugeng Teguh Santoso/Wikipedia/nasionalnews/bbs)

🛡️Redaksi: Arpani| www.satgasnas.com


DOB Garut Utara Siap Lepas Landas

Funday Morning Jadi Awal Hitung Mundur PORPROV XV Jabar 2026, Bekasi Siap…

Hotman Paris Sebut Tidak Ada Penahanan terhadap Febrie Adriansyah

Untuk Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman Serta Nyaman, Kapolri Serap…

Memaknai Hari Kemerdekaan RI dalam Perjuangan DOB Garut Utara

Sampaikan Amanat Kapolri : Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58

Ketua Dekranasda Kota Bekasi Hadiri Puncak HUT ke-46 Dekranas, Dorong UMKM…

Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Digantikan Rudi Margono Ditunjuk Sebagai Pl…

Jutaan Rakyat Iran Berduka Banjiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Brigjen TNI (Purn) H Kemal Hendrayadi Buka Suara Terkait Dinamika Daerah Otonomi…

LINK :

Quotes Populer
  1. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan." 
  2. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr
  3. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik." [*]

  Foto Kita  




  Foto Berita   









    SatgasnasNews ©
    SatgasnasNews 
    Google
    Wali Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT…

    PNM Peduli Cabang Bekasi Berikan Sarana Prasarana untuk Support Pelatihan…

    Di Hari Bhayangkara ke-80 Polri Menegaskan Komitmennya Mendukung…

    Kreativitas Kepala Daerah Menentukan Masa Depan DOB: Mengubah Kekayaan…

    Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan…

    Kecelakaan Truk Picu Kemacetan di Simpang Unisma Bekasi

    Sugeng Teguh Santoso IPW

    Dampingi Ketua MPR RI, Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Peran Strategis…

    Menggeser Narasi Perjuangan Dari Pemekaran Daerah Menjadi Kesejahteraan…

    Forum Grup Discusion di Puskesmas Seroja, Kelurahan Harapanjaya, Bekasi Utara…

    Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan dan Tindak Tegas Oknum…
    baru saja
    Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    2 menit lalu
    Detasemen K-9 Baharkam Polri Kawal CFD Margonda Depok Hingga Aman Terkendali
    6 menit lalu
    Butuh Langkah Terukur Agar DOB Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas
    8 menit lalu
    Kelurahan Perwira Gelar Sosialisasi Program Penataan lingkungan Bekasi Keren…
    10 menit lalu
    Optimalkan Penegakan Hukum Elektronik, Korlantas Polri Akan Gelar Operasi Patuh 2026
    12 menit lalu
    Wakil Ketua DPC Pondok Gede Nurul Fahmi F. Syah, S.Pd, MM Resmi Mempersunting Bidan…
    16 menit lalu
    Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung
    20 menit lalu
    UNPAD Gelar Ekspose Kajian CPDOB Garut Utara, Mendapatkan Nilai 400 dan…
    23 menit lalu
    Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mabes Polri Tegaskan Nilai Luhur Bangs…
    25 menit lalu
    Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil…

    Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang Didukung Pelindo

    Humas Polri Rebut Kepercayaan Publik Tegas Wakapolri Komjen Dedi…

    Atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal, Polri dan Kementerian Haji Bentuk…

    Bareskrim Polri Sita 12 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

    11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Gubernur DKI Pramono

    Super App Polri Kini Semakin Lengkap dan Transparan

    RW 001 Peduli Ikuti Edukasi - Tingkatkan Kesiapsiagaan

    Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Tri Adhianto Aj…

    1000 ORANG GARUT "TUMPLEK" DI CIBUBUR