Konser Kanye West di Jakarta Memberikan Dampak Ekonomi Besar

Tokoh ETLE Sambodo Purnomo Yogo Menjabat Waastamarena Kapolri

Kali Harun Menyempit hingga 1 Meter, Tri Adhianto Targetkan 380 Meter Ditangani Akhir…

Operasi Patuh 2026 Digelar Korlantas Polri Mulai 26 Oktober Hingga 8 November

Jajaran Kejaksaan Alami Perombakan - Jaksa Agung Terbitkan SK Mutasi Pejabat…

Asep Surya Atmaja Resmi Jadi Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2025-2030

Tegas Batalkan Agenda, MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Kakorlantas Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama dalam Rangka Ikhtiar Spiritual

Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud Minta Maaf Terkait Menyenggol Pendemo

DLH Kota Bekasi Tangani Bangkai Ikan Sapu-Sapu di Kali Bekasi, KP2C Sampaika…

30/10/2026

Dampingi Menko AHY Tinjau Infrastruktur, Wali Kota Bekasi Pastikan Percepatan Pembangunan Flyover Bulak Kapal 

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam kegiatan inspeksi lapangan dan monitoring pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026).

@satgasnasNews |KOTA BEKASI
Peninjauan dilakukan di dua lokasi strategis, yakni Jembatan Kemang Pratama, Bekasi Selatan, serta kawasan rencana pembangunan Flyover Bulak Kapal, Bekasi Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengendalian pelaksanaan pekerjaan fisik sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi.

“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas warga,” ujar Tri Adhianto.



Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Jembatan Kemang Pratama. Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan hingga ambles dan terputus akibat banjir pada 6 Maret 2025. Setelah melalui proses penanganan dan pembangunan kembali, jembatan tersebut telah resmi dibuka dan dapat dilintasi kendaraan sejak 19 Agustus 2026.

Selanjutnya, rombongan meninjau kawasan Bulak Kapal yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan flyover. Infrastruktur ini dinilai penting untuk mengatasi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat, khususnya pada perlintasan sebidang antara kendaraan dan jalur kereta api.

Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan Flyover Bulak Kapal merupakan kebutuhan mendesak mengingat tingginya intensitas mobilitas kendaraan dan perjalanan kereta api di kawasan tersebut.

“Setiap lima menit KRL lewat. Jadi, ini isu yang sudah lama, ketika traffic akan sangat terdampak oleh mobilitas kereta, yang itu juga digunakan secara masif oleh masyarakat kita untuk melakukan perjalanan setiap hari. Oleh karena itu, solusi untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa sekaligus mengurai bottleneck atau kemacetan yang ada di Bulak Kapal ini perlu dibangun flyover,” ungkap AHY.

Ia menambahkan, pembangunan flyover diharapkan mampu mempersingkat waktu perjalanan masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan angkutan barang.

Berdasarkan perencanaan, kebutuhan anggaran pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp126 miliar yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi. Sementara itu, pembangunan fisik flyover diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp186 miliar.

Flyover tersebut direncanakan memiliki panjang kurang lebih 500 meter dengan desain yang memperhatikan standar keselamatan dan ketentuan teknis dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), termasuk ketinggian ruang bebas atau clearance sekitar 7,5 meter untuk menjamin keamanan operasional perkeretaapian.

Terkait pembebasan lahan, dari total 76 bidang tanah yang dibutuhkan, sebanyak 40 bidang telah dinyatakan selesai, sedangkan 36 bidang lainnya masih dalam proses penyelesaian pembayaran. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan proses tersebut dapat dituntaskan pada November 2026.



“Untuk pembebasan lahan, kami terus melakukan koordinasi dan percepatan bersama seluruh pihak terkait. Kami berharap seluruh proses dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan fisik Flyover Bulak Kapal dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan,” tambah Tri Adhianto.

Pembangunan flyover direncanakan mulai memasuki tahap pelaksanaan pada awal November 2026 melalui penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK). Waktu pelaksanaan diperkirakan selama 16 bulan dengan target penyelesaian pada triwulan pertama tahun 2028.

AHY menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus mengawal proses pembangunan tersebut bersama pemerintah daerah.

“Pendek kata, kesimpulannya adalah ini harus segera kita bangun karena memang sangat dibutuhkan oleh warga untuk keselamatan, untuk produktivitas ekonomi, dan untuk kenyamanan kita semuanya. Mohon doanya mudah-mudahan bisa segera kita hadirkan untuk masyarakat Bekasi,” tegas AHY.

Tri Adhianto berharap pembangunan Flyover Bulak Kapal menjadi salah satu langkah strategis dalam mengatasi persoalan kemacetan dan meningkatkan keselamatan transportasi di Kota Bekasi.

“Harapan kami, pembangunan ini nantinya tidak hanya memperlancar arus lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat. Ini merupakan kebutuhan bersama yang harus kita kawal agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga Kota Bekasi,” tutupnya.(*)
•Ndoet

🛡️Redaksi: Dosi Bre'| www.satgasnas.com


Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Rinjani di Harapan Jaya, Ruang Terbuka Untuk…

3 Tersangka Baru Ditetapkan Polisi dalam Kecelakaan Maut Kapal Virgo Transport

Tri Adhianto Dukung Kerja Sama Pemprov Jabar, Warga Bisa Berobat di RS Jaringan…

PWI Bekasi Raya Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan oleh Kepala DLH

Transera Waterpark - FPP Kabupaten Bekasi, Teken MoU Wisata Edukasi Sejarah Islam

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluas…

Guru Besar Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., Menjabat Kapolda Metro Jaya

Tolak Sodetan Baru ..."

FORKABI Kota Tangerang Gelar Musda V, H. Dadang Andriani, S.T dan Saipul Basr…


PM Gatra Mengetuk Pintu DPR Temui Fraksi PKS Terkait DOB

Donasi Bencana NTT Capai Rp2,1 Miliar, Wali Kota Bekasi Apresiasi Kepedulian Dan…

Rekam Jejak Kolaborasi Antar-BUMN, PNRI Sukses Produksi Jutaan Buku Tabungan

Polres Metro Depok Menggelar Sertijab: Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek…

Banjir Dukungan Rencana Walikota Ngantor di RW, Ketua RW: Ini Moment yang Harus…

Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026 Dihadiri 450 Polisi Wanita dari 43 Negara

WALHI Ungkap 52 Korporasi Afiliasi Malaysia dan Singapura Terindikasi Kuat Terlibat…

Calon Sekda Harus Bisa Cegah Korupsi

DPPKB Kota Bekasi Raih Lima Penghargaan Tertinggi Program Pengendalian…

Mengetuk Pintu DPR : PM Gatra Menemui Fraksi PKS

Wali Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota Gelar Doa Bersama Peringati HUT…

PNM Peduli Cabang Bekasi Berikan Sarana Prasarana untuk Support Pelatihan…
 
Di Hari Bhayangkara ke-80 Polri Menegaskan Komitmennya Mendukung…
 
Kreativitas Kepala Daerah Menentukan Masa Depan DOB: Mengubah Kekayaan…
 
Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan…
 
Kecelakaan Truk Picu Kemacetan di Simpang Unisma Bekasi
 
Sugeng Teguh Santoso IPW
 
Dampingi Ketua MPR RI, Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Peran Strategis…
 
Menggeser Narasi Perjuangan Dari Pemekaran Daerah Menjadi Kesejahteraan…
 
Forum Grup Discusion di Puskesmas Seroja, Kelurahan Harapanjaya, Bekasi Utara…
 
QUOTES POPULER
1.
Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim). 
2. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr.
3. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
4. "Bahwa kekayaan besar sering kali berdampingan dengan ketidaksetaraan, dan orang kaya selayaknya berkontribusi lebih pada pengeluaran publik." - Adam Smith.
5. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan." 
6. "Bahwa kepentingan yang mendesak akan memotivasi seseorang meski peluang tidak berpihak." - Elon Musk.

FOTO BERITA
  Foto Kita  













  • Cover
  • Kabar 
  • Video
  •  


    Konser Kanye West di Jakarta Memberikan Dampak Ekonomi Besar

    Tokoh ETLE Sambodo Purnomo Yogo Menjabat Waastamarena Kapolri

    Kali Harun Menyempit hingga 1 Meter, Tri Adhianto Targetkan 380 Meter Ditangani Akhir…

    Operasi Patuh 2026 Digelar Korlantas Polri Mulai 26 Oktober Hingga 8 November

    Jajaran Kejaksaan Alami Perombakan - Jaksa Agung Terbitkan SK Mutasi Pejabat…

    Asep Surya Atmaja Resmi Jadi Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2025-2030

    Tegas Batalkan Agenda, MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

     
    Kakorlantas Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama dalam Rangka Ikhtiar Spiritual

    Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud Minta Maaf Terkait Menyenggol Pendemo

    DLH Kota Bekasi Tangani Bangkai Ikan Sapu-Sapu di Kali Bekasi, KP2C Sampaika…

    Plh Walkot Harris Bobihoe Bahas Solusi Persampahan dan Tindak Tegas Oknum…

    Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas

    Detasemen K-9 Baharkam Polri Kawal CFD Margonda Depok Hingga Aman Terkendali

    Butuh Langkah Terukur Agar DOB Garut Utara Benar-benar Siap Lepas Landas

    Kelurahan Perwira Gelar Sosialisasi Program Penataan lingkungan Bekasi Keren…

    Optimalkan Penegakan Hukum Elektronik, Korlantas Polri Akan Gelar Operasi Patuh 2026

    Wakil Ketua DPC Pondok Gede Nurul Fahmi F. Syah, S.Pd, MM Resmi Mempersunting Bidan…

    Plh. Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Hadiri Pisah Sambut Kajati Jabar Pakuan Bandung

    UNPAD Gelar Ekspose Kajian CPDOB Garut Utara, Mendapatkan Nilai 400 dan…

    Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Mabes Polri Tegaskan Nilai Luhur Bangs…